Breaking News:

Salam Pos Kupang

Covid-19 Merangkak Naik

Malaysia secara resmi memberlakukan lockdown negaranya sebab sebaran kasus Covid-19 di negara itu sudah mengkhawatirkan

Covid-19 Merangkak Naik
DOK POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - SEJAK tanggal 1 -14 Juni 2021, Malaysia secara resmi memberlakukan lockdown negaranya sebab sebaran kasus Covid-19 di negara itu sudah mengkhawatirkan. Tingkat penularannya sudah jauh di atas India.

Sikap tegas pemerintah ini diambil untuk menjaga terus meluasnya sebaran virus yang mematikan ini. Tingkat kematian akibat Covid-19 ini setiap hari terus meningkat bahkan India mencatat korban meninggal setiap hari bisa menyentuh angka 4000 orang. Sebuah angka yang tidak kecil tentunya.

Begitu melonjaknya kasus Covid-19 di India, maka negara-negara lain pun meningkatkan kewaspadaannya. Apalagi sudah diketahui bahwa tingginya tingkat kematian dan terinfeksi Covid-19 di India karena adanya varian baru Covid-19.

Bahkan menurut WHO saat ini adaa varian baru di Inggris, Afrika dan India. Bercermin pada tingginya tingkat kematian di India inilah yang menyebabkan semua negara melakukan berbagai kebijakan seperti lockdown di Malaysia.

Baca juga: Ganjar Lawan Puan: Benarkah?

Baca juga: Merajut Harapan Pariwisata Labuan Bajo di Era New Normal

Indonesia yang berdekatan dengan Malaysia harus juga melakukan sesuatu untuk menekan penyebaran Covid-19 ini. Indonesia mrmsnh sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di semua provinsi. Namun, belakangan ini kita menyaksikan secara berlahan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia ini sudah merangkak naik.

Kondisi ini memang harus perlu diwaspadai. Sebab kasus meledaknya Covid-19 di India beberapa waktu lalu diawali adanya pelonggaran di tengah masyarakat. Awalnya kurva Covid-19 di India mengalami penurunan.

Bersamaan dengan itu, pemerintah dan masyarakat melakukan aktivitasnya seperti bioskop, mall, pub dibuka. Tempat-tempat ibadah yang menghadirkan jutaan umat juga mulai dibuka. Ternyata, dibukannya aktivitas kemasyarakatan dan keagamaan inilah yang memicu terjadinya ledakan Covid-19 di India.

Baca juga: Bethesda Yakkum Laksanakan Program Pencegahan Penularan HIV dan AIDS

Baca juga: Renungan Harian Katolik, Rabu 2 Juni 2021: Kamu Sesat Karena Tidak Mengerti Kitab Suci & Kuasa Allah

Kita tahu, Indonesia juga baru saja melalui kegiatan keagamaan yaitu liburan Idul Fitri. Menjelang lebarang beberapa waktu lalu, arus mudik warga Indonesia begitu tinggi bahkan upaya pencegatan yang dilakukan pemerintah tidak bisa menekan keinginan warga untuk bertemu sanak saudara mereka di kampung.

Kegiatan mudik inilah yang diwaspadai pemerintah bisa memicu meledaknya Covid-19 di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah sejak pertengahan Mei 2021 lalu meminta kepada para pemudik untuk melakukan isolasi mandiri usai kembali dari kampung halaman mereka. Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19.

Hari-hari ini kita melihat tren Covid-19 di Indonesia sudah merangkak naik. Kita perlu tetap waspada sehingga penyebaran Covid-19 di Indonesia bisa dikendalikan dan pelayanan di RS tidak lumpuh. Semua itu dapat terjadi jika kesadaran masyarakat untuk saling menjaga muncul dari nurani kita. (*)

Kumpulan Salam Pos Kupang

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved