Persebaya Surabaya
Identitas Calon Striker Persebaya Surabaya, Jose Wilkson Berangkat dari Brasil Karantina di Jakarta
ose Wilkson Teixeira Rocha menjadi calon striker asing milik Persebaya di Liga 1 2021. Pemain asal Brasil dijadwalkan mendarat di Bandara Soekarn
Identitas Calon Striker Persebaya Surabaya, Jose Wilkson Berangkat dari Brasil Karantina di Jakarta
POS KUPANG.COM--- Jose Wilkson Teixeira Rocha menjadi calon striker asing milik Persebaya di Liga 1 2021. Pemain asal Brasil dijadwalkan mendarat di Bandara Soekarno Hatta pada Rabu (2/6/2021).
Wilkson terbang dari Brasil dengan menumpang Maskapai Qatar Airways pada Senin (31/5/2021) .
Sebelum mendarat di Jakarta, dia harus singgah di dua tempat, Sao Paulo, Brasil, dan Doha, Qatar
"Dia tidak bisa langsung ke Surabaya. Dia harus karantina dulu di Jakarta," kata Aji Santoso, pelatih Persebaya.

"Semoga segera menyusul. Sebab, persiapan kami semakin pendek,” tambah Aji Santoso.
Awalnya Wilkson sudah dijadwalkan terbang pada 22 Mei 2021.
Baca juga: Kapolri Berikan Izin Kompetisi Liga 1 2021, Begini Harapan dan Reaksi Singo Edan Arema FC
Baca juga: Cek Saldo Rekening Anda, Hari Ini Gaji ke-13 dan Gaji Bulan Juni 2021 PNS/TNI Polri Cair Bersamaan
Namun, dia gagal terbang karena hasil swab test PCR-nya ditulis dalam bahasa Portugis, bukan bahasa Inggris seperti yang disyaratkan pihak maskapai.
"Prosedurnya seperti biasa. Dia harus karantina dulu di Jakarta. Saya agak kecewa karena dia gagal terbang kemarin,” ungkap mantan pelatih Arema ini.

Namu, Aji senang karena manajemen berhasil mendatangkan satu per satu pemain asing sesuai rekomendasi.
Kini Aji menunggu dua pemain asing lain.
Baca juga: Berita Duka Cita: Ibunda Ketua Umum PSSI Meninggal Dunia di Rumah Sakit Medistra Jakarta Selatan
Aji mengatakan Wilkson termasuk striker prioritas yang direkomendasikan tim pelatih.
Posisi ini merupakan salah satu titik lemah Persebaya yang terdeteksi di Piala Menpora lalu.
Untuk itu jika calon striker bisa bergabung lebih dini, adaptasi akan bisa dipercepat. Juga cepat menyatu dengan tim.

”Maunya seperti itu. Manajemen sudah mengupayakan, tapi malah ada kejadian begitu (gagal terbang),” pungkasnya.