Selasa, 9 Juni 2026

BMKG

Gempa Besar M 8,9 dan Tsunami 29 Meter Berpotensi Terjadi di Pulau Jawa, BMKG: Waspada!

Jawa Timur juga ada zona-zona patahan aktif seperti patahan Kendeng, Pasuruan, Probolinggo, di sekitar Rembang sampai Madura

Tayang:
Editor: John Taena
BMKG
ilustrasi gempa dan tsunami di Pulau Jawa 

"Inilah yang kami jadikan skenario untuk memprediksi kemungkinan terjadinya tsunami, berapa ketinggian gelombang, kapan waktu datangnya, dan jarak masuknya berapa," ungkap Dwikorita.

"Karena itu, kami melakukan pemetaan bahaya tsunami juga," imbuh dia.

Sejarah gempa merusak di Jawa Timur

Sejak 1836 hingga 1972, tercatat ada 9 gempa merusak di Jawa Timur dengan dampak guncangan mencapai skala intensitas VII MMI-IX MMI.

Baca juga: Blitar Diguncang Gempa Berkekuatan 6,2 Magnitudo, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Dalam skala intensitas VII MMI, semua orang merasakan gempa kuat dan keluar rumah.

Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Getaran juga dirasakan oleh orang yang naik kendaraan.

Pada skala intensitas VIII MMI, kerusakan ringan dialami oleh bangunan dengan konstruksi yang kuat.

Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

Pada skala intensitas IX MMI, bangunan dengan konstruksi kuat rusak, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak.

Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya.

Pipa-pipa dalam rumah putus.

Berikut daftar sejarah gempa merusak di Jawa Timur:

Baca juga: Kisah dan Foto Gempa dan Tsunami 1992 di Sikka Hiasi Medsos

Gempa Mojokerto, 22 Maret 1836. Belum diketahui pasti magnitudo gempa ini, tapi dampak gempa dilaporkan mencapai skala intensitas VII-VIII MMI.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved