Breaking News:

Di Polsek Maulafa - Kota Kupang,  Pelaku KDRT & Kasus Selingkuh Wajib Cabut Rumput di Kantor Polisi

Kapolsek Maulafa, Polres Kupang Kota menerapkan sanksi sosial kepada pelaku kasus perselingkuhan, mabuk minuman keras dan kekerasan

reepik.com
Ilustrasi perselingkuhan yang berujung perceraian 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Kapolsek Maulafa, Polres Kupang Kota menerapkan sanksi sosial kepada pelaku kasus perselingkuhan, mabuk minuman keras dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Mereka yang terlibat dalam kasus ini diberikan pembinaan dengan sanksi mencabut rumput di depan Mapolsek Maulafa.

Pihak Kepolisian Sektor Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pun mengeluarkan imbauan kepada seluruh ketua rukun tetangga (RT) di wilayah itu.

Isi imbauannya yakni meminta semua ketua RT agar mengawasi kos-kosan di wilayah masing-masing, lantaran sering terjadi kasus perselingkuhan.

Kapolsek Maulafa AKP Jeri Puling kepada sejumlah wartawan di Kupang, Senin 31 Mei 2021 membenarkan adanya imbauan tersebut.

Baca juga: Portugal, Prancis dan Jerman Adu Kuat Agar Lolos, Ini Peta Persaingan Ketat Grup Neraka Euro 2020

Dia sampaikan bahwa Imbauan itu disebarkan melalui edaran dan pesan whatsapp.

"Betul, kita yang keluarkan imbauan itu sejak minggu lalu, karena kita menerima banyak laporan polisi tentang kasus perselingkuhan pasca Badai Seroja," ujar Jeri Puling.

Menurut mantan Kasat Reskrim Polres Lembata, Polda NTT ini, laporan perselingkuhan itu datang dari istri yang melaporkan suaminya, maupun sebaliknya, suami yang melaporkan istrinya.

Dia menyebut, semua ketua RT di setiap kelurahan yang berada di wilayah hukum Polsek Maulafa wajib memonitor kos-kosan yang dihuni warganya.

Apabila ketua RT menemukan ada pasangan selingkuh, menurut Jeri, maka diminta segera menghubungi Polsek Maulafa.

Bahkan, menurut Jeri, polisi menyiapkan sanksi hukuman cabut rumput bagi pasangan yang kedapatan selingkuh di sepanjang jembatan Petuk depan Polsek Maulafa.

Baca juga: Cek Saldo Rekening Anda, Hari Ini Gaji ke-13 dan Gaji Bulan Juni 2021 PNS/TNI Polri Cair Bersamaan

"Imbauan ini mohon disampaikan kepada seluruh masyarakat yang hobi selingkuh, agar segera berhenti selingkuh dan setia pada pasangan masing-masing yang sah," kata dia.

Jeri berharap, permasalahan sosial serupa tidak lagi terjadi di wilayah hukumnya.
Sejauh ini sudah ada beberapa warga yang mendapatkan sanksi tersebut.

Ilustrasi Selingkuh
Ilustrasi Selingkuh (POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)
Penulis: Ray Rebon
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved