Breaking News:

Badan Kehormatan Tindaklanjuti Ucapan SARA Yang Diucapkan Ketua DPRD Kota Kupang 

Badan Kehormatan Tindaklanjuti Ucapan SARA Yang Diucapkan Ketua DPRD Kota Kupang

Editor: Kanis Jehola
Badan Kehormatan Tindaklanjuti Ucapan SARA Yang Diucapkan Ketua DPRD Kota Kupang 
POS-KUPANG.COM//Irfan Hoi
Ketua BK DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat

Badan Kehormatan Tindaklanjuti Ucapan SARA Yang Diucapkan Ketua DPRD Kota Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG -  Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kota Kupang telah menindaklanjuti ucapan SARA (Suku, Ras dan Agama) yang diucapkan Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe.

"Kami badan kehormatan sudah melaksanakan proses itu, sesuai dengan bagian ke dua tata tertib tentang pengaduan yakni dilaporkan oleh masyarakat, oleh ADPRD, pimpinan dan ketua serta hal yang telah diketahui oleh publik. Dalam hal ini kami telah melaksanakan poin yang ketiga untuk melaksanakan tugas," jelas ketua BK DPRD kota Kupang, Zeyto Ratuarat, Senin 31 Mei 2021.

Zeyto mengatakan, hari ini juga kedatangan beberapa anggota DPRD kota Kupang ke ruang BK untuk memberi dukungan atas proses ucapan berbau SARA yang dua hari terkahir menghebohkan warga kota Kupang.

Baca juga: DPRD Apresiasi Pelayanan Publik dan Kinerja Kejari TTU

Baca juga: Promo McDonalds Hari Ini hingga Besok 1 Juni 2021, 2 Potong Ayam 1 Nasi 1LemonTea Rp 22 Ribuan

Baginya, ucapan tersebut telah melanggar sumpah, janji, kode etik dan tata tertibsebagai anggota dewan sejak dilantik. Pihaknya telah menggelar rapat internal BK untuk melakukan proses lanjutan sesuai dengan mekanisme yang ada di BK.

"Sanksi ini ada tiga, ringan, sedang dan berat. Ya nanti sesuai dengan hasil penyelidikan dan verifikasi," katanya.

Dijelaskannya, selama 14 hari kedepan BK akan mempelajari semua kasus yang ada dan selanjutnya akan diinformasikan perkembangannya, termaksud menghadirkan yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

Untuk melengkapi berkas, kata dia, pihak terkait berdasarkan keterangan awal dari ketua DPRD yang menyebutkan ucapan tersebut menjawabi pertanyaan wartawan, Zeyto mengaku para pihak tersebut juga akan dipanggil untuk pemeriksaan nantinya.

Baca juga: Bupati Yohanis Dade Minta Para Pejabat dan Tokoh Masyarakat Harus Jadi Teladan Jaga Kebersihan Kota

Baca juga: Kata Atta Halilintar Saat Lihat Renovasi Rumah yang Tidak Jadi-jadi, Banyak Tukang yang Kesurupan

Ia berharap semua pihak menaruh kepercayaan terhadap BK yang akan bekerja sesuai mekanisme dari DPRD menyikapi persoalan ini.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, pada tahapan pemeriksaan dan penyelidikan BK tidak akan memberikan informasi apapun sebelum adanya tahap terakhir yakni keputusan dan akan disampaikan ke publik.

Meski demikian,  ia menerangkan, sesuai dengan kode etik, belum dijabarkan dengan jelas mengenai dengan kedudukan pimpinan sebagai teradu. Di kode etik, lanjutnya, dijelaskan berkaitan dengan saat pemeriksaan anggota akan dinonaktifkan sementara apabila berada dalam keanggotaan BK.

"Yang teradu maupun diadu, untuk membantu dalam proses pemeriksaan kami akan sampaikan ke pimpinan fraksi untuk sementara dinonaktifkan. Untuk kasus ini kami bisa beritahu sekarang, masih verifikasi," tutupnya. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi).

Berita Kota Kupang

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved