Polri dan TNI di Perbatasan RI-RDTL Cek Patok Batas Negara yang Hilang
Aparat Polri dan TNI di perbatasan RI-RDTL cek patok batas negara yang hilang
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
Aparat Polri dan TNI di perbatasan RI-RDTL cek patok batas negara yang hilang
POS-KUPANG.COM | BETUN--Berkenaan dengan 100 hari kerja Kapolri, jajaran Polres Malaka bersama satuan TNI Kompi Tempur III Satgas pamtas RI-RDTL mengecek patok batas negara.
Pengecekan ini untuk memastikan apakah patok batas saat bencana badai Seroja April 2021 lalu masih ada atau sudah hilang.
Pengecekan patok batas negara pada Sabtu (29/5/2021) ini dipimpin Plt Kapolres Malaka AKBP Sigit Harimbawan SH,.S.IK,.M.H, bersama Komandan Kompi Tempur (Dankipur) III Satuan Tugas Pengamanan Perbatatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia- Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL) Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad Lettu Arm Hasli.
Baca juga: Ini Jumlah Pasien Covid-19 di Sumba Timur yang Masih Isolasi Mandiri
Baca juga: Pendaftaran CPNS 2021 Diundur,Ada Kesempatan Urus SKCK, Ini Cara Buat SKCK Secara Online dan Offline
Tim gabungan melakukan patroli bersama mengecek Patok Batas Negara RI-RDTL yang dinyatakan hilang dan masuk ke wilayah RDTL , akibat Banjir dan Badai Seroja di muara sungai Dusun Motamasin Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Pengecekan Patok Batas melibatkan juga Polisi Nasional Timor Leste (PNTL) yang bertugas melakukan pengawalan di wilayah perbatasan dan UPF Timor Leste (Unidade de Patrulhamento de Fronteiras) dan semua instansi yang bertugas di perbatasan RI-RDTL.
Sebelum melaksanakan patroli, Plt Kapolres Malaka, AKBP Sigit Harimbawan SH. S.IK. MH
memimpin apel bersama.
Baca juga: Detik-detik Menegangkan Koki Meninggal Saat Live Streaming Memasak, Ternyata Kena Serangan Jantung
Baca juga: Duta Smater Maumere Raih Beasiswa Jerman
Dalam apel ini Sigit mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah melaksanakan kegiatan patroli bersama rekan-rekan TNI serta Petugas PLBN Motamasin dalam rangka pengecekan Patok di lintas Batas Negara RI-RDTL.
Inipun sekaligus dalam rangka kerja 100 hari Kapolri sehingga perlu bersama melaksanakan pengecekan 1 patok yang dinyatakan hilang dan 1 patok yang masuk di wilayah Timor Leste. Dalam pelaksanaan patroli perhatikan faktor keamanan masing-masing, baik personil materil.
Setelah sampai di titik coordinat bertemu dengan rekan-rekan FDTL dan UPF yang melakukan kegiatan patroli yang sama dimana sebelumnya telah berkoordinasi dengan masing-masing Danpos yang ada di Pos Timor Leste.
Pasalnya, sesuai keterangan dari Dankipur III Armed 6/Kostrad Lettu Arm Hasli, maupun Danpos Brimob Aiptu Lino Soares Babo S.IP, dimana ada 1 patok di Pos lintas Batas Negara (PLBN) yang sudah masuk wilayah Timor Leste dan 1 patok lagi sudah dinyatakan hilang
Kapolres Malaka didampingi Dankipur III Yonarmed 6/Kostrad dan Kapolsek Kobalima bersama seluruh CIQ, TNI, Polri serta Pertugas PLBN Motamasin menuju ke lokasi patok yang hilang BSP 050/2007 (Co 729145-8953374)
Patroli dilanjutkan ke patok PBN T70200501R/2005 (Co. 729298- 8953518) yang masuk ke wilayah RDTL.
Patok BSP 050/2007 (Co. 729145-8953374) dinyatakan hilang sesuai dengan data sebelumnya dan sudah dilaporkan
Patok PBN T70200501R/2005 (Co. 729298- 8953518) yang masuk dalam wilayah darat Timor Leste dinyatakan hilang karena longsor pada saat Badai Seroja.
"Hilangnya Patok Batas Negara ini, kita tentunya akan melaporkan kepada ke Mabes Polri guna ditindak lanjuti oleh mabes dengan kementrian terkait," kata Sigit.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/polri-dan-tni-di-perbatasan-ri-rdtl-cek-patok-batas-negara-yang-hilang.jpg)