Selasa, 5 Mei 2026

Warga Golo Bilas Konsumsi Air Kali Lobohusu, Hasil Uji Laboratorium Ditemukan Bakteri E Coli

Paulus Mami dalam kesempatan itu tidak secara rinci menjelaskan senyawa kimia yang diuji dalam laboratorium pemerintah.

Tayang:
Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
pk/gecio viana
Warga Kampung Lobohusu saat menimba air di kali Wae Mese, Kabupaten Mabar, Sabtu 15 Mei 2021 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), telah mendapatkan hasil laboratorium air kali Wae Mese yang dikonsumsi warga Kampung Lobohusu Dusun Marombok Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kamis 28 Mei 2021.

Dalam uji bakteriologi, terdapat bakteri Escherichia Coli (E Coli), sementara itu dalam uji fisika, air tersebut berbau dan berwarna keruh serta dalam uji kimia terdapat beberapa senyawa kimia.

"Secara fisik, kimia, bakteriologi ada sedikit-sedikit, karena itu air lumpur," kata Kadis Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami saat ditemui di Kantor Bupati Mabar.

Baca juga: Vaksinasi Dosis I SDM Kesehatan di Kabupaten Mabar Mencapai 94, 18 Persen

Paulus Mami dalam kesempatan itu tidak secara rinci menjelaskan senyawa kimia yang diuji dalam laboratorium pemerintah.

Paulus Mami menuturkan, atas temuan tersebut, pihaknya melakukan edukasi kepada ratusan masyarakat Kampung Lobohusu, agar tidak secara langsung mengonsumsi air kali, namun sebelumnya memasak air kali itu hingga mendidih mencapai 100 derajat Celcius.

"Kami sudah sarankan, tim kesehatan sudah lakukan penyuluhan, agar mau gunakan air itu harus dimasak. Kita harus ada kerja sama pengamanan kebersihan," jelasnya.

Baca juga: Ini Jadwal Pengumuman Hingga NIP CPNS dan PPPK di Kabupaten Mabar

Menurutnya, semua pihak termasuk masyarakat harus bekerja sama untuk menjaga kawasan air kali tersebut.

"Kami juga memberikan kaporit di lokasi. Saran kami, masak harus 100 derajat Celcius, lalu pemberian tawas atau kaporit dan secara bersama untuk menjaga lingkungan. Kalau E Coli minum langsung kena kolera," katanya.

Saat ditanya apakah dilakukan uji laboratorium untuk mengetahui apakah ada kandungan pestisida di air kali Wae Mese, Paulus mengaku, pengujian tersebut tidak dilakukan.

Diberitakan sebelumnya, warga satu kampung di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), selama puluhan tahun mengonsumsi air kali yang diduga telah tercemar pestisida, Sabtu (15/5/2021).

Warga satu kampung itu tinggal di Kampung Lobohusu Dusun Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo Kabupaten Mabar.

Sehari-hari, sebanyak 55 kepala keluarga (KK), menimba air sejauh 1 kilometer di kali Wae Mese.

Aktivitas warga ini dilakukan setiap pagi dan sore hari, karena di kampung itu tidak terdapat sumber air maupun layanan air bersih dari pemerintah.

Warga biasanya menggunakan jeriken berbagai ukuran untuk menimba air kali yang terlihat keruh, bahkan terlihat berlumut.

Mereka menyusuri perumahan warga, areal persawahan, kebun milik warga hingga sampai di bibir kali.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved