Tukang Ojek Asal TTS Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Dikeroyok dan Dipanah 

GL dan teman-temannya menghentikan sepeda motor korban lalu menghajar korban. Korban yang sempat melarikan diri

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
KOMPAS.com/Tribunnews.com
Ilustrasi pengeroyokan 

Tukang Ojek Asal TTS Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Dikeroyok dan Dipanah 

POS-KUPANG.COM | SOE -- Nasib naas menimpa Yahya Kleing (35), seorang tukang ojek di wilayah Kota Soe. Yahya diduga dikeroyok oknum berinisial GL dan teman-temannya pada Sabtu 5 Mei 2021 siang di depan SPBU Oenali saat hendak mengantar penumpang.

GL dan teman-temannya menghentikan sepeda motor korban lalu menghajar korban. Korban yang sempat melarikan diri, dipanah oleh salah seorang pelaku.

Busur panah tersebut menancap pada bagian punggungnya. 

Yahya mengisahkan, kejadian naas tersebut berawal ketika dirinya mengantar penumpang menuju Gereja Imanuel Oenali.

Setibanya di depan SPBU Oenali, tiba-tiba muncul salah seorang pelaku dan langsung menendang dirinya hingga ia terjatuh dari sepeda motornya. Tak lama berselang, datang tiga orang lagi yang langsung mengeroyok dirinnya.  

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera
Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera (POS-KUPANG.COM/DION KOTA)

"Saya kaget, tiba-tiba GL muncul dan menendang sepeda motor saya hingga jatuh. Saat saya bangun, datang lagi tiga orang teman GL langsung mengeroyok saya," kisahnya kepada Pos-Kupang.Com, Rabu 19 Mei 2021.

Aksi pengeroyokan tersebut sempat berhenti usai Satpam SPBU Oenali datang dan melerai pengeroyokan tersebut. Karena sepeda motornya rusak, korban meminta salah seorang kenalannya untuk mengantarkannya kembali ke rumah guna menyampaikan kejadian tersebut kepada keluarga korban.

Namun dalam perjalan menuju rumah, sepeda motor yang ditumpangi korban diikuti oleh dua orang pelaku lainnya dengan menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku yang mengikuti korban memegang panah dan langsung menembakkan busur panahnya dan mengenai punggung korban.

Melihat korban terpanah, kenalan korban lalu membawa korban ke kantor polisi guna mendapatkan perlindungan sebelum dibawah ke RSUD Soe guna mendapatkan perlindungan medis.

"Usai panah saya, dua pelaku yang tidak saya kenal itu lalu kabur. Sedangkan saya dibawa ke Polres TTS guna melaporkan kejadian tersebut lalu dibawah ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Hendricka Bahtera membenarkan kasus pengeroyokan tersebut. Saat   ini korban sedang dirawat di rumah sakit. Pihak kepolisian masih memburu para pelaku.

"Pas melapor, korban belum bisa diambil keterangannya karena perlu pertolongan medis sehingga langsung dilarikan ke RSUD Soe. Saat ini kita masih memburu para pelaku", ujarnya singkat. (Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved