Pantas Amerika Dukung Israel , Serangan Roket Hamas ke Israel Jadi Viral, AS Birkan Yahudi Membalas

Serangan maut Israel itu menyebabkan , Komnas Hamas di Kota Gaza terwas bersama militan lainnya serta 100 warga Palestina termasuk anak-anak

Editor: Alfred Dama
AFP/ANAS BABA
Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021). 

Menurut sekretaris pers Gedung Putih Psaki, pemerintahan Biden akan terus mengejar kondisi diplomatik dan mengurangi eskalasi ketegangan.

Sambil menegaskan kembali dukungan Biden untuk solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

Sementara itu, fakta bahwa Biden belum mencalonkan duta besar untuk Israel dapat mempersulit tanggapan AS terhadap kekerasan baru-baru ini.

AS merespons ketika ketegangan di Yerusalem meningkat dengan cepat setelah Israel melancarkan serangan udara balasan sebagai tanggapan atas tembakan roket Hamas ke Yerusalem dan Israel selatan, menyebabkan korban, di mana korban termasuk anak-anak.

Kekerasan berlanjut selama berminggu-minggu, mendorong krisis dalam hubungan antara Israel dan Palestina.

Menurut The Hill, sebuah bangunan 13 lantai di Jalur Gaza runtuh pada malam 11 Mei saat serangan udara Israel.

Hamas terus membalas dengan menargetkan Tel Aviv dengan puluhan roket pada malam hari yang sama ketika serangan tidak menunjukkan tanda-tanda mereda.

Video yang disiarkan menunjukkan langit di Tel Aviv bersinar ketika rudal mencegat brankas dari menyerang lokasi tertentu di Israel.

Insiden 11 Mei itu menyebabkan sekitar 20 warga Palestina dan 2 warga Israel tewas.

Tor Wennesland, koordinator khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk proses perdamaian Timur Tengah, mendesak para pihak untuk menyebarkan rekaman kekerasan di Twitter.

Ia juga memperingatkan bahwa situasinya meningkat menjadi perang skala penuh.

Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan para pejuang Jalur Gaza akan membayar "harga tinggi" setelah serangkaian rudal ditujukan ke Tel Aviv.

Sebagai tanggapan, Hamas mengumumkan akan bereaksi terhadap serangan udara berikutnya.

Sebelum perkembangan mencekam, Dewan Keamanan PBB dijadwalkan bertemu pada 12 Mei untuk membahas situasi kekerasan di kawasan tersebut.*

Sebagian artikel ini sudah tayang di sosok.grid.id dengan judul: Pantas Saja Dijuluki Anak Emasnya Amerika, Jarang Kecam Negeri Yahudi Tapi Amerika Langsung Mengutuk Serangan Militer Palestina ke Israel, dan Biarkan Israel Membalas Karena Alasan 

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved