Berita Sumba Barat Berteman
Bupati Dan Wakil Bupati Sumba Barat Siap Kembangkan Tanaman Jagung 5000 Hektar Are
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H-John Lado Bora Kabba mengatakan, siap mengembangkan tanaman jagung seluas 5000
Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK---Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H-John Lado Bora Kabba mengatakan, siap mengembangkan tanaman jagung seluas 5000 hektar are di wilayah Sumba Barat.
Rencana pengembangan tanaman jagung tersebut mendapat dukungan anggota DPR RI, Herman Heri. Areal pengembangan jagung tersebut berlokasi dibeberapa titik yakni wilayah Kecamatan Lamboya, Lamboya Barat, Kota Waikabubak, Loli, Tanah Righu dan sebagian kecil di wilayah Kecamatan Wanokaka.
Demikian disampaikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H-John Lado Bora Kabba dalam arahannya dihadapan ratusan ASN, kepala desa, BPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat di aula Kantor Kecmatan Tanah Righu ketika mengadakan kunjungan kerja perdana ke Kecamatan Tanah Righu, Selasa (11/5/2021).
Menurutnya, untuk mendukung pembangunan ekonomi masyarakat maka bupati dan wakil bupati Sumba Barat akan mengembangkan tanaman jagung, kacang hijau dan tanaman umur panjang sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Pengembangan usaha ekonomi produktif tersebut demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Jangan lagi mengandalkan lombok, tomat, bawang dan lain-lain dari Bima,NTB. Sudah waktunya, kita harus menanam tanaman hortikultura demi memenuhi kebutuhan rakyat daerah ini. Wilayah kita ini juga cocok mengembangkan tanaman hortikultura seperti bawang, sayur-sayuran, tomat, lombok dan lain-lain. Kita harus mandiri menghasilkan komoditi hortikultura seperti tomat, bawang, lombok dan sayur-sayuran serta lainnya untuk memenuhi kebutuhan rakyat daerah ini, " kata Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H yang disambut tepuk tangan peserta pertemuan itu.
Karena itu, ia meminta para camat dan kepala desa se-Kabupaten Sumba Barat mendata lahan tidur di wilayah masing-masing demi pengembangan tanaman jagung seluas 5000 hektar are itu.
Sementara itu Kepala Desa Lolo Wano, Kecamatan Tanah Righu, Kabupaten Sumba Barat, Dominggus Tabi, menyatakan mendukung rencana bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumba Barat mengembangkan tanaman jagung 5000 ha. Namun demikian , ia meminta bupati dan wakil bupati Sumba Barat harus memperhatikan harga jagung milik masyarakat yang biasanya pada musim panen, harga jagung sangat rendah.
Untuk itu, ia meminta bupati dan wakil bupati Sumba Barat dapat mengintervensi harga dengan mengeluarkan peraturan bupati tentang harga terendah dan tertinggi komoditi dagang termasuk jagung milik masyarakat. Tanpa peratutan bupati, para pengusaha seenaknya mempermainkan harga di pasaran.
Menanggapi hal itu bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H-John Lado Bora Kabba mengatakan, pihaknya tidak dapat campur tangan. Soal harga sepenuhhnya tergantung mekanisme pasar yang berlaku. Pemerintah tidak dapat mengatur, sepenuhnya tergantung mekanisme pasar yang berlaku.
Sedangkan terkait pengembangan 5000 ha tanaman jagung, bupati Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H mengatakan, sudah mendapat dukungan anggota DPR RI, Herman Heri yang siap memfasilitasi untuk membeli hasil jagung itu. Jadi tidak perlu ragu, mari kita berjuang bersama mensukseskan rencana pengembangan tanaman jagung seluas 5000 hektar are itu. (Pet)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-sumba-barat-rakor.jpg)