Breaking News:

Berita Kupang Kota Kasih

Pemerintah Kota Kupang Siapkan Skema Jelang Arus Balik Mudik Libur Lebaran

Pemerintah kota Kupang sedang menyiapkan langkah-langkah penanganan bagi para pemudik yang akan masuk kembali ke wilayah kota Kupang

Editor: Ferry Ndoen
foto: Irfan Hoi/ 
wakil walikota Kupang, Hermanus Man. 

Pemerintah Kota Kupang Siapkan Skema Jelang Arus Balik Mudik Libur Lebaran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah kota Kupang sedang menyiapkan langkah-langkah penanganan bagi para pemudik yang akan masuk kembali ke wilayah kota Kupang pada tanggal 18 Mei 2021 mendatang.

Wakil walikota Kupang, Hermanus Man, yang di konfirmasi Senin (10/5/2021) mengatakan saat ini pemkot sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi NTT untuk meminta petunjuk penanganan bagi para pemudik.

"Kita lagi berkoordinasi dengan pihak provinsi. Tanggal 18 itu penerbangan dibuka, kan banyak orang yang datang tentu kita akan lakukan penanganan," katanya, Senin (10/5/2021).

Wakil walikota juga menyebut saat ini telah menginstruksikan dinas kesehatan dan BPBD serta dinas perhubungan kota Kupang untuk berkoordinasi juga dengan walikota Kupang, Jefri Riwu Kore untuk penanganan pemudik yang datang dari dalam wilayah NTT ke kota Kupang.

Dikatakannya, dalam Surat Edaran (SE)  Mentri perhubungan untuk penanganan para pemudik yang kembali dilakukan isolasi mandiri selama 5 hari.

"Sekarang ini persoalannya tempatnya dimana, penanganan seperti apa itu semua harus diurus," imbuhnya.

Untuk diketahui, untuk mencegah penularan covid-19, Pemkot Kupang telah mengeluarkan Surat Edaran berisikan pembatasan aktivitas warga, apa lagi menjelang libur hari raya idul Fitri.

Surat Edaran bernomor 023/HK.443.1/V/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian  penyebaran corona virus disease 2019 di Kota Kupang.

Surat yang ditandatangani walikota Kupang, Jefri Riwu Kore ini, berisikan penegasan kepada masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan/mudik saat liburan hingga 50 persen kegiatan perkantoran dan belajar diberlakukan dari tempat tinggal masing-masing.

Selain itu warung, supermarket dan pasar tradisional juga dibatasi jam operasionalnya. Untuk mendukung hal ini, Pemkot akan melakukan penertiban bersama unsur TNI/Polri, dan juga Sat Pol PP.

Pemkot Kupang juga terus menghimbau masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobiliasai atau berpergian, menggunakan masker dan menjauhi kerumunan. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

wakil walikota Kupang, Hermanus Man.
wakil walikota Kupang, Hermanus Man. (foto: Irfan Hoi/ )

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved