Septic Tank Beracun
Kisah Pilu, Bocah Kakak Adik di Garut jadi Yatim Piatu Setelah Orangtua Meninggal dalam Septic Tank
Kisah Pilu, Bocah Kakak Adik di Garut jadi Yatim Setelah Orangtua Meninggal dalam Septic Tank
Tiga orang di antaranya tewas diduga menghirup gas beracun, termasuk pasangan suami istri itu bernama Ratna Sari (30) dan Roni (35).
Kejadian itu bermula saat korban Ratna Sari (30) membersihkan rumput di sebuah tebing setinggi 4 meter.
Saat itu, Ratna tidak mengetahui ada lubang septic tank di dekatnya dan ia pun terperosok ke dalam lubang tersebut.
Melihat istrinya terperosok dan tenggelam di septic tank, Roni bergegas menceburkan diri ke dalam septic tank tersebut untuk menoloang.
Namun, niatnya menolong istri justru membuat sang suami menjadi korban selanjutnya. Dia tenggelam dan ikut lemas bersama istri di dalam septic tank tersebut.
"Saat korban, Ratna Sari (30) membersihkan rumput ditebing setinggi 4 meter, ia terpeleset jatuh kedalam septitank kemudian ditolong oleh suaminya," ungkap Kapolsek Garut Kota, Kompol Hermansyah.
Tak lama kemudian, datang tiga warganya lainnya, Jaka (33), Dadang (42) dan Muslim (25), berniat menolong suami istri tersebut.
Namun, lagi-lagi ketiga warga itu juga lemas dan tenggelam dan menjadi korban septic tank tersebut.
Ada dua korban berhasil menyelamatkan diri setelah berusaha naik ke atas meski dalam keadaan lemas. Setiba di atas, keduanya pun kritis.
Sementara, tiga korban lainnya tetap tenggal di lubang septic tank tersebut hingga akhirnya datang bantuan petugas damkar untuk mengevakuasi para korban.
Hermansyah menyatakan kelima korban diduga menghirup gas beracun di septic tank tersebut.
Akibat insiden itu, selain suami istri bernama Ratna dan Roni, ipar mereka bernama Jaka juga meninggal dunia.
Pengakuan Korban Selamat
Dadan, salah satu korban yang pingsan ketika masuk ke septic tank di Kampung Cibening, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat. ((Tribun Jabar/Istimewa))