Berita Timor Leste

Bukan Minyak, Ternyata Barang Berharga Ini yang Bikin Portugis Betah Jajah Timor Leste, Apa?

Bukan Minyak, Ternyata Barang Berharga Ini yang Bikin Portugis Betah Jajah Timor Leste, Apa?

Editor: maria anitoda
istimewa
Bukan Minyak, Ternyata Barang Berharga Ini yang Bikin Portugis Betah Jajah Timor Leste, Apa? 

POS-KUPANG.COM - Bukan Minyak, Ternyata Barang Berharga Ini yang Bikin Portugis Betah Jajah Timor Leste, Apa?

Timor Leste pernah menjadi bagian dari Indonesia, namun akhirnya memilih merdeka sebagai sebuah negara.

Timor Leste dikenal memiliki kekayaan minyak melimpah dan menjadi kekayaan utama negara itu hingga kini.

Baca juga: Inilah Sang Legenda yang Paling Ditakuti Frtelin Timor Leste,Anggota TNI Masuk Deretan 7Sniper Dunia

Minyak di Timor Leste menjadi alasan kuat negara tersebut memilih merdeka dari Indonesia.

Pasalnya dengan kekayaan minyak yang dimilikinya Timor Leste optimis bisa mandiri sebagai sebuah negara.

Namun, rupanya jauh sebelum minyak Timor Leste menjadi sumber daya utama negara tersebut.

Rupanya, Timor Leste justru dikenal bukan karena kekayaan minyaknya, melainkan kekayaan alam lain.

Menurut International The News Lens, Timor Leste justru dikenal dunia karena Kayu Cendananya.

Kayu Cendana alias Santalum Album, bukan hanya kayu berharga dari Timor Leste, itu merupakan bagian dari identitas Timor Leste.

"Sejarah Timor, mungkin selama milenium terakhir, terkait erat dengan peralihan keuntungan produksi dan perdagangan kayu cendana," kata Andrew McWilliam, seorang profesor antropologi di Universitas Nasional Australia yang telah mempelajari praktik pengelolaan sumber daya alam Timor selama beberapa dekade.

Baca juga: Peran Australia Makin Suram di Timor Leste Pamor China Melejit, Bantu Bumi Lorosae Lakukan Ini, Apa?

Kayu cendana memainkan peran penting dalam menarik pedagang dan penjajah asing ke pulau itu.

Pada tahun 2009, pahlawan perlawanan Timor Lesre yang kemudian Presiden Timor Timur Xanana Gusmao berkata.

"Portugis menyerbu Timor Timur untuk mendapatkan kayu cendana yang berharga," katanya.

Tak hanya itu saja, kayu cendana yang memikat pedagang Tionghoa abad ke-15 ke pantai Kerajaan Oecusse-Ambeno.

Sekarang daerah kantong otonom Oecusse di Timor  Leste merdeka, memfasilitasi masuk pertama negara itu ke pasar perdagangan internasional.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved