Breaking News:

Penumpang di Pelabuhan Bolok Tetap Diberangkatkan, Ini Alasannya

Ratusan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Bolok tetap diberangkatkan otoritas pelabuhan

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Manager usaha ASPD Kupang, Hermin Welkis 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ratusan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Bolok tetap diberangkatkan otoritas pelabuhan setempat menyusul belum meratanya informasi yang diterima masyarakat terkait dengan adanya pembatasan dan pelarangan mudik tahun 2021.

General manager ASDP Kupang melalui Manager usaha Hermin Welkis, mengatakan situasi hari ini memang sebetulnya harus dimulai pengetatan, namun berhubung masih banyaknya masyarakat yang belum mendapat informasi akhirnya pihaknya memberikan kebijakan untuk memberangkatkan.

Meski demikian, kata dia, proses pemberangkatan juga tetap menerapkan semua protokol dan ketentuan yang telah ditetapkan.

"Yang berangkat itu harus punya surat keterangan dari kelurahan atau desa setempat, bebas covid-19 baru bisa membeli tiket. Petugas kita akan periksa lagi di pintu masuk," ujarnya, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Update Kode Redeem Genshin Impact Jumat 7 Mei 2021, Buruan Klaim Kode Redeem GI Terbaru

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Jumat 7 Mei 2021, Leo Jaga Perdamaian Hubungan, Capricorn Kena Frustrasi?

Menurutnya, saat ini posko yang baru dibangun oleh pihaknya sehingga mulai besok, (7/5/2021) calon penumpang sebelum membeli tiket akan di periksa segala persyaratan di posko tersebut.

Penumpang yang memenuhi peraturan akan diberangkatkan dan bagi penumpang yang tidak memenuhi ketentuan akan dipulangkan.

Untuk hari ini, lanjutnya, total tiga kapal yang diberangkatkan oleh ASDP yakni Kupang Rote, Kupang Aimere dan Kupang Larantuka.

Dia merincikan, kapal tujuan Rote dengan kapasitas 300 hanya memuat 57 penumpang, Kupang Aimere dari kapasitas 300 hanya memuat 112 penumpang sedangkan untuk kapal ke Larantuka belum adanya laporan lebih lanjut.

Baca juga: KABAR GEMBIRA: 774 Pasien Covid-19 di Manggarai Barat Sembuh

Baca juga: Ahli Waris Korban Bencana Lembata Terima Santunan

Hermin menegaskan, kapasitas kapal tersebut akan didominasi untuk pengangkutan logistik bantuan dan juga kebutuhan masyarakat.

"Saat ini kita punya tiga masalah besar. Pertama meangkut logsitik ke daerah bencana, pengendalian covid-19, dan bencana yang baru saja terjadi. Kami juga kewalahan tangani ini," jelasnya.

Ia juga menghimbau agar masyarakat yang hendak berpergian untuk keperluan mendesak agar melengkapi peraturan yang ada sehingga tidak mempersulit pengurusan keberangkatan sewaktu di pelabuhan.

Selain itu, dia menekankan agar penerapan protokol kesehatan baik dalam kapal dan sebelum keberangkatan agar dipatuhi bersama.

Sri, salah seorang penumpang tujuan Aimere, mengaku baru mengetahui informasi adanya pemberlakuan aturan dengan mengharuskan membawa surat keterangan dari kelurahan setempat.

"Setauh saya itu selama ini hanya rapid tes. Ini juga baru dapat informasi soal pembatasan di pelabuhan, pikirnya yang mudik dari luar NTT saja padahal dalam NTT juga," ujarnya di depan loket pembelian tiket pelabuhan Bolok, (6/5)2021).

Dia menambahkan, ia pun akan sangat mendukung pemberlakuan tersebut, namun diperlukan informasi yang menyeluruh agar masyarakat yang mau melakukan perjalanan bisa mengetahui lebih jelas lagi. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved