Breaking News:

DTHP Malaka Langsung Tanggap Perintah Bupati Malaka

DTHP Kabupaten Malaka langsung tanggap atas perintah Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H, MH

DTHP Malaka Langsung Tanggap Perintah Bupati Malaka
Dok. Dinas Kominfo Malaka
Lahan persawahan petani di Kecamatan Malaka Tengah yang mengalami kekurangan air, Selasa (4/5/2021).

POS-KUPANG.COM I BETUN--- Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan ( DTHP) Kabupaten Malaka langsung tanggap atas perintah Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H, MH.

Bupati memerintahkan dinas ini turun ke lapangan mendata kerusakan lahan warga dan kerusakan lainnya akibat bencana alam banjir Benenain awal April lalu.

Plt. Kepala DTHP Malaka, Nikolas Seran, saat rapat perdana dengan bupati Malaka, Selasa (4/5).

Dikatakan Nikolas, setelah mendapat perintah dari Bupati Malaka, staf dan penyuluh pertanian lapangan langsung turun ke lapangan untuk mendata kerusakan lahan pertanian berupa lahan yang kekurangan air yang ada di masyarakat terdampak bencana.

Baca juga: THR PNS, Polri dan PPPN Cair, Belanjakan ke UMKM Gerakan Ekonomi Sekitar

Baca juga: Bahasa Tetun Digunakan Bersama Timor Leste dengan Warga Malaka dan Belu di NTT, Ini Manfaat buat TNI

Menurut Nikolas bahwa sejak bencana banjir lalu, banyak lahan yang hancur, rusak dan luluh lantak tertimpa sedimen lumpur, termasuk hasil pertanian seperti jagung, padi dan tanaman hortikultura.

"Dampaknya sangat terasa oleh masyarakat petani yang desanya terdampak langsung bencana banjir. Ribuan hektare lahan yang rusak dan tidak bisa dimanfaatkan dan yang mengalami kekurangan air hingga saat ini," papar Nikolas.

Lebih lanjut Nikolas Seran melalui Kabid Tanaman Pangan Fransiskus Nahak menginformasikan bahwa data kerusakan yang berhasil diperoleh berupa lahan sawah yang kekurangan air.

"Kita mendata lahan warga yang saat ini kekurangan air dan butuh intervensi atau penanganan segera sehingga tidak terjadi gagal panen dan merugikan masyarakat," ujar Nahak.

Baca juga: 800 Pedagang dan Pekerja Toko di Labuan Bajo Akan Jalani Vaksinasi

Baca juga: Bupati Belu Minta Dukungan Ketua Komisi III DPR RI

Ditambahkannya, kekurangan air itu akibat putusnya saluran induk Bendung Benenai, di Desa Kakaniuk sepanjang 200 meter.

Adapun data yang diperoleh dinas ini di Kecamatan Malaka Barat luas lahan 1.050 ha, kerusakan akibat banjir 750 ha yang mengalami kekurangan air 145 ha.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved