Breaking News:

Mental Anak-anak Korban Bencana Adonara Harus Dipersiapkan Sebelum Direlokasi

Mental anak-anak korban bencana Adonara harus dipersiapkan sebelum direlokasi

POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Relawan SOS Children Village Indonesia saat menghibur anak-anak korban bencana di posko pengungsian desa Oyangbarang, kecamatan Wotan Ulu Mado, Pulau Adonara 

Mental anak-anak korban bencana Adonara harus dipersiapkan sebelum direlokasi

POS-KUPANG.COM | ADONARA- Sejak banjir bandang dan longsor menerjang beberapa wilayah di Pulau Adonara, relawan SOS Children Village Indonesia tergerak ke tiga lokasi terparah yakni desa Nelelamadike kecamatan Ile Boleng, desa Waiburak kecamatan Adonara Timur, dan desa Oyangbarang kecamatan Wotan Ulu Mado.

Selain bantuan logistik, SOS Children Village Indonesia juga fokus bergerak di penanganan trauman hilling.

Koordinator tim SOS Children Village Indonesia, Elias Rakimon Keu mengatakan dari hasil kunjungan ke tiga posko pengungsian, tingkat stres atau trauma anak-anak masih di bawah standar dan tidak sampai pada tingkat parah.

Baca juga: Siswa SMATER Harus Jadi Duta Yang Berani Merasul dan Berjuang Meraih Masa Depan

Baca juga: Vinsen Making Ungkap Penyakit Malaria Bertahan Tergantung Mobilitas Penduduk

Hal itu, menurut dia, dikarenakan tanggap bencana oleh pemerintah setempat tergolong cepat yang langsung mengevakuasi anak-anak ke lokasi aman. Selain itu, manajemen pelayanan oleh relawan di posko-posko yang sangat baik, membuat anak-anak cepat melupakan kejadian tragis itu.

"Yang paling penting, harus stabilkan emosi mereka. Menjadi tugas selanjutnya adalah mempersiapkan mental anak-anak saat pindah dari posko pengungsian. Jangan memberi kesan adanya perubahan situasi yang begitu cepat atau kebiasaan baru yang mereka dapat. Pasti ada kerinduan besar bermain dengan teman-teman mereka di posko pengungsian. Ketika makan ada yang siap, haus ada air. Jangan sampai di lokasi baru, mereka mereka merasa perubahan drastis dari segi perhatian. Dan, itu bisa berdampak ke psikologi anak," ujarnya kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Sebagai relawan, ia menyarankan agar pemerintah daerah terus intens berkoordinasi dengan relawan dan bertemu langsung korban bencana di posko pengungsian untuk membahas program apa yang tepat dilakukan terhadap korban setelah direlokasi.

Baca juga: Bacaan Surat Yasin Ayat 1 Hingga 83, Lengkap dengan Keutamaan dan Keistimewaanny

Baca juga: Update Kode Redeem FF Hari Ini 3 Mei 2021, Buruan Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru

"Sudah seminggu kami di posko, belum pernah kami melihat pemda datang berdiskusi dengan relawan. Yang paling miris, semua relawan yang datang, hanya menyentuh anak-anak padahal orang tua juga terdampak langsung," tandasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Kumpulan Berita Adonara

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved