Breaking News:

Pasca Bencana Alam NTT

Beginilah Suasana Menghibur Anak Panti Asuhan Kristen Prailiu -Waingapu Usai Tertimpa Bencana, Info

Beginilah Suasana Menghibur Anak Panti Asuhan Kristen Prailiu -Waingapu Usai Tertimpa Bencana, Info

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Direktur BLU-PIP, Ririn Kadariyah, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT, Lydia Kurniawati Christyana, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Waingapu, Delfiana Lase berada di tengah-tengah anak Panti Asuhan Kristen Prailiu, Sumba Timur, Jumat (30/2021) 

Beginilah Suasana Menghibur Anak Panti Asuhan Kristen Prailiu -Waingapu Usai Tertimpa Bencana, Info

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/WAINGAPU -- Sekitar 40 anak -anak penghuni Panti Asuhan Kristen Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur mengikuti acara trauma healing pasca terkena dampak banjir dan Siklon Tropis Seroja.
Acara ini berlangsung di Aula Panti Asuhan Kristen Prailiu, Jumat (30/4/2021).

Nampak puluhan anak penghuni panti ini gembira saat mengikuti kegiatan tersebut. 
Kegiatan ini dilakukan oleh KPPN Waingapu yang juga saat itu dipadukan dengan acara penyerahan bantuan oleh Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU-PIP), Kementerian Keuangan.

Hadir pada acara penyerahan bantuan itu, Direktur BLU-PIP, Ririn Kadariyah, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT, Lydia Kurniawati Christyana, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Waingapu, Delfiana Lase,Penanggung Jawab Harian  Panti Asuhan, Bernadus Kitu dan lainnya.

Dua orang yang memimpin trauma healing saat itu yakni Novri dan Moh. Imron. 

Sebelum trauma healing dilakukan, mereka mendapat penjelasan tentang pentingnya pemulihan psikologi usai bencana.
Trauma healing ini merupakan satu proses pemberian bantuan berupa penyembuhan untuk mengatasi gangguan psikologis seperti kecemasan, panik, dan gangguan lainnya karena lemahnya ketahanan fungsi-fungsi mental yang dimiliki individu korban bencana alam.

Saat itu, anak-anak diajak menyanyi bersama, kuis dan lain sebagainya.
Bahkan, di sela-sela penyerahan bantuan, ada juga kuis baik dari Direktur BLU-PIP, Ririn Kadariyah dan juga dari KPPN Waingapu, Delfiana Lase. Bagi anak-anak yang menjawab diberi coklat.

Direktur BLU-PIP, Ririn Kadariyah saat itu mengatakan, kehadiran mereka untuk bertemu dan juga berbagi sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang terdampak bencana alam.

Baca juga: Usai Lebaran, PSIS Semarang Rencanakan Latihan Perdana Jelang Bergulirnya Liga 1 2021, Info Spot

"Kami datang bertemu dan juga bisa bercerita dengan anak-anak yang ada di Panti Asuhan ini, " kata Ririn.
Dikatakan, kegiatan peduli sosial yang dilakukan itu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat korban bencana khususnya pelaku usaha debitur UMi untuk segera menata kehidupannya kembali dan kembali menggerakan perekonomian daerah dengan kembali memulai usaha. 

Ririn juga memberikan semangat bagi semua anak yang ada di panti asuhan itu. 

Baca juga: Begini Hasil Tes Urine 5 Perwira Polisi Ditangkap di Kamar Hotel Bersama 3 Warga Sipil,BeritaViral

Direktur BLU-PIP, Ririn Kadariyah, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT, Lydia Kurniawati Christyana, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Waingapu, Delfiana Lase berada di tengah-tengah anak Panti Asuhan Kristen Prailiu, Sumba Timur, Jumat (30/2021)
Direktur BLU-PIP, Ririn Kadariyah, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT, Lydia Kurniawati Christyana, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Waingapu, Delfiana Lase berada di tengah-tengah anak Panti Asuhan Kristen Prailiu, Sumba Timur, Jumat (30/2021) (POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved