Selasa, 5 Mei 2026

Virus Corona

Klaster Perkantoran Marak di Jakarta, Ini Pesan Jubir Satgas Penanganan Covid-19

Penularan Covid-19 di Indonesia pun terus meningkat, bahkan di Jakarta penularan Covid-19 ditandai maraknya klaster perkantoran.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Dok. BNPB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers, Kamis 15 April 2021. 

Klaster Perkantoran Marak di Jakarta, Ini Pesan Jubir Satgas Penanganan Covid-19

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Di saat penularan Covid-19 kembali marak secara mondial, Indonesia pun tidak ketinggalan. Penularan Covid-19 di Indonesia pun terus meningkat, bahkan di Jakarta penularan Covid-19 ditandai maraknya klaster perkantoran.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, maraknya klaster perkantoran yang terjadi di Jakarta perlu dijadikan pembelajaran di daerah lain. Wiku meminta pemerintah daerah (pemda) segera mengatur kapasitas kehadiran fisik di kantor.

"Kejadian ini (maraknya klaster perkantoran di Jakarta) perlu dijadikan pembelajaran di daerah lain," ujar Wiku dalam konferensi pers virtual lewat YouTube Sekretariat Presiden, Selasa 27 April 2021.

"Sehingga untuk daerah yang tidak menerapkan PPKM mikro mohon untuk segera mengatur hal ini (kapasitas perkantoran) secara jelas dalam perda," kata dia.

Hal tersebut, menurut Wiku, penting segera dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan kegiatan sosial dan ekonomi secara produktif dan tetap aman dari Covid-19.

Wiku melanjutkan, untuk daerah penyelenggara PPKM mikro, kapasitas kehadiran di perkantoran tetap mengacu kepada Isntruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021.

"Yakni maksimal 50 persen untuk yang hadir secara fisik di kantor dengan penerapan protokol kesehatan ketat," ucapnya.

"Mohon pemda setempat segera menerjemahkan instruksi ini ke dalam peraturan daerah sebagai dasar kebijakan yang jelas," kata Wiku.

Sebelumnya, Wiku menyebutkan, berdasarkan data yang dirilis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tercatat adanya peningkatan klaster perkantoran dalam dua pekan terakhir.

Pada 5 - 11 April 2021 terdapat 157 kasus positif Covid-19 di 78 perkantoran.

"Sementara pada tanggal 12 - 18 April 2021 jumlah kasus positif meningkat menjadi 425 kasus dari 177 perkantoran," kata Wiku.

Update 27 April 2021

Pemerintah melaporkan penambahan 4.656 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Maka, hingga Selasa 27 April 2021, total pasien Covid-19 di Tanah Air berjumlah 1.651.794 orang. Penambahan kasus baru itu tersebar di 32 provinsi.

Menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, penambahan tertinggi ada di Jawa Barat sebanyak 1.164 kasus, disusul DKI Jakarta dengan 393 kasus.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved