Sabtu, 18 April 2026

Nanggala Terbelah Tiga Bagian

Sebanyak 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur. Hal tersebut berdasarkan temuan bukti-bukti otentik

Editor: Kanis Jehola
Tribunnews.com
Kondisi 53 awak kapal KRI Nanggala-402 masih belum diketahui 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA -Sebanyak 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur. Hal tersebut berdasarkan temuan bukti-bukti otentik yang bisa dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 Tenggelam dan seluruh awaknya gugur.

"KRI Rigel telah melakukan pemindaian secara lebih akurat di lokasi tersebut menggunakan multibeam sonar dan magnetometer," ucap Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat konferensi pers di Bali, Minggu (25/4/2021).

Panglima TNI mengatakan KRI Rigel telah menghasilkan citra bawah air yang lebih detail. MV Ship Rescue kata dia juga telah menurunkan ROV-nya untuk memperkuat citra bawah air secara visual menggunakan kamera.

Dari hasil pemindaian, terlihat bagian-bagian dari KRI Nanggala-402. Bagian-bagian tersebut pun telah dipastikan milik dari KRI Nanggala.

Baca juga: Komisi V DPRD NTT Sidak Gudang Logistik BPBD Pastikan Bantuan Tersalurkan Dengan Baik

Baca juga: Update Kode Redeem FF Besok 27 April 2021, Buruan Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru dan Terlengkap

"Telah diperoleh citra yang telah dikonfirmasi sebagai bagian dari KRI Nanggala-402 meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselamatan awak kapal MK11," kata Panglima.

Dari hasil penemuan itu, Panglima TNI menyimpulkan seluruh awak KRI Nanggala gugur. "Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur," kata Panglima TNI dengan suara bergetar dan lirih.

Dalam konferensi pers tersebut terlihat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beberapa kali terbata-bata saat memaparkan hasil pencarian. Ia juga terus menundukkan kepala saat menyebut awak KRI Nanggala-402 telah gugur.

"Prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di Perairan Utara Bali," ujar Panglima lirih.

Baca juga: Tokoh Agama Titip Harapan Buat Bupati dan Wabup Malaka

Baca juga: Kapolres Malaka Ingatkan Oknum Pengusaha yang Naikan Harga Barang

Hadi pun lantas menyampaikan ungkapan duka citanya atas gugurnya para awak kapal selam itu.

"Atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI, selaku Panglima TNI saya sampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada prajurit yang gugur. Semoga Tuhan Yang Maha Besar memberikan keikhlasan, kesabaran, dan ketabahan," kata Panglima yang dalam konferensi pers tersebut terlihat didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan KSAL Laksamana Yudo Margono.

Untuk memberikan penghargaan kepada seluruh awak kapal selam Nanggala-402, Panglima TNI juga akan memberikan kenaikan pangkat secara berjenjang. akan kami ajukan secara berjenjang kepada bapak Presiden yaitu berupa kenaikan pangkat, dan segera akan kita proses," kata Hadi.

Terbelah Tiga

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menyebut KRI Nanggala-402 terbelah menjadi tiga bagian. "Jadi di sana KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian," katanya.

KSAL menjelaskan pencarian KRI Nanggala-402 dilakukan oleh KRI Rigel dengan menggunakan multibeam echosounder untuk mendeteksi citra bawah air. Pendeteksian juga dilakukan oleh MV Swift Rescue dari Singapura yang mengeluarkan ROV untuk menyelam di bawah air.

"ROV Singapura mendapatkan kontak visual pada posisi 07 derajat 48 menit 56 detik selatan dan 114 derajat 51 menit 20 detik timur yaitu yang tepatnya dari datum 1 tadi tempat tenggelamnya KRI Nanggala berjarak kurang lebih 1.500 yard di selatan pada kedalaman 838 meter," ujar Yudo Margono.

"Ini bagian-bagian yang terbuka, ini berserakan, memang tidak terlalu jelas karena mungkin dalamnya laut masih pagi tadi mungkin belum terlalu terang, ya ini masih bagian-bagian dari dalamnya kapal," tambah Yudo. (tribun network/mal/wly)

Jokowi Berduka

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) telah menerima laporan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono mengenai upaya pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402, pada hari Sabtu (24/4).
Laporan tersebut di antaranya mengenai kapal selam KRI Nanggala dinyatakan tenggelam.

"TNI Angkatan Laut telah menaikkan status KRI Nanggala-402 dari hilang kontak atau Submiss menjadi tenggelam atau Subsunk," kata Jokowi dalam pernyataanya yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden," Minggu (25/4).

Presiden mengatakan bahwa musibah tenggelamnya kapal selam tersebut sangat mengejutkan, tidak hanya bagi keluarga besar TNI melainkan juga bagi rakyat Indonesia.

"Musibah ini mengejutkan kita semua. tidak hanya keluarga 53 awak kapal, keluarga hiu Kencana maupun keluarga besar TNI Angkatan Laut, tapi juga seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Bangsa Indonesia kata Presiden menyampaikan kesedihan yang mendalam atas musibah yang terjadi, khususnya kepada seluruh keluarga awak kapal selam. Presiden mengajak masyarakat Indonesia untuk memanjatkan doa, memohon yang terbaik bagi para awak kapal selam.

"Mereka, adalah putra-putra terbaik bangsa patriot terbaik penjaga kedaulatan negara," ujarnya.

Jokowi mengatakan bahwa upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402, masih dan akan terus dilakukan. "Segala upaya terbaik pencarian dan penyelamatan telah dan masih akan kita lakukan," kata Jokowi.

Ucapan duka juga disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kapal selam KRI Nanggala 402 yang telah dinyatakan tenggelam. Khofifah Indar Parawansa menegaskan, dari total 53 orang prajurit yang berada di dalam kapal tersebut, 47 orang di antaranya merupakan warga Jawa Timur.

"Mayoritas adalah warga kami dari Jatim. Ada yang dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Lamongan, Bangkalan, Madiun, Probolinggo, Tulungagung, Nganjuk, Kediri, Tuban, dan Banyuwangi," ujarnya.

Khofifah mengatakan, meski dinyatakan tenggelam pihaknya masih berharap adanya mukjizat. Mengingat proses pencairan dan evakuasi yang masih tetap dilakukan dengan melibatkan kapal-kapal bantuan negara lain. (tribun network/fik/fat/wly)

Berita KRI Nanggala-402

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved