Pansus Dorong Pemda TTS Segera Lakukan Perbaikan Instalasi Air Bersih Boti
Pansus LKPj meminta Pemda TTS untuk segera memperbaiki instalasi air bersih boti yang telah rusak tiga tahun terakhir
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | SOE - Pansus LKPj meminta Pemda TTS untuk segera memperbaiki instalasi air bersih boti yang telah rusak tiga tahun terakhir. Sedikitnya ada tiga titik jaringan pipa yang putus akibat dari longsor dan jembatan kayu yang putus akibat banjir.
Untuk diketahui, jaringan instalasi air bersih boti dikerjakan sekitar tahun 2015 menggunakan dana yang bersumber dari APBD Propinsi NTT. Pasca dikerjakan, jaringan instalasi perpipaan tersebut mendistribusikan air bersi lh dari sumber mata air oeas.
Sekitar tahun 2018, jaringan pipa yang membentang di atas jembatan kayu putus usai jembatan kayu ambruk terbawa banjir.
Baca juga: BRI Cabang Atambua dan Yayasan BRIKasih Bantu Korban Bencana Malaka dan Belu
Baca juga: Promo BreadTalk Kamis 22 April 2021 Promo Lapis Legit, Ramadan Treats Mulai Rp 12 Ribu
Selain itu, di dua titik lainnya jaringan pipa diketahui putus akibat longsor.
Beny Misa, PPK Air Bersih, Dinas PRKP Kabupaten TTS mengatakan, setelah tahun 2018, jaringan perpipaan boti tidak berfungsi karena adanya jaringan pipa yang putus.
Tahun 2020, Pemprov NTT lewat program optimalisasi jaringan air bersih boti namun urung dilakukan karena anggarannya terkena rasionalisasi untuk penanganan Covid-19.
" Tahun 2020 kemarin sebenarnya mau diperbaiki tapi anggaran yang sudah dialokasikan Pemprov NTT terkena rasionalisasi," ungkap Beny.
Baca juga: Update Kode Redeem FF 22 April 2021, Buruan Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru dan Terlengkap
Baca juga: 31.967 Orang di Labuan Bajo Telah Jalani Vaksinasi
Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemprov NTT. Jika tidak ada alokasi anggaran dari Pemprov NTT, Dinas PRKP Kabupaten TTS sudah membuat perencanaan guna memperbaiki jaringan pipa yang putus tersebut.
"Kita sudah buat perencanaan. Dibutuhkan Anggaran sekitar 200 juta untuk memperbaiki kerusakan jaringan pipa tersebut," jelasnya.
Uksam Selan dan Piter Kefi mengatakan, kerusakan jaringan instalasi air bersih boti sudah disampaikan kepada Pemda TTS namun hingga kini belum ada upaya perbaikan pipa tersebut.
Oleh sebab itu, keduanya mendorong pemerintah untuk segera memperbaiki pipa tersebut sehingga kebutuhan air bersih warga desa boti bisa dipenuhi.
" Kerusakan jaringan instalasi ini tidak terlalu parah, sehingga kita dorong agar Pemda TTS segera tangani tanpa perlu menunggu dari Pemprov NTT," pinta keduanya.
Wakil ketua DPRD TTS, Yusuf Soru juga mendorong hal yang sama. Menurutnya jaringan instalasi air bersih boti merupakan aset Pemda TTS sehingga Pemda TTS memiliki kewajiban untuk merawat dan memperbaiki kerusakan jaringan tersebut.
"Jaringan instalasi air bersih itukan sudah diserahkan kepada Pemda TTS dan menjadi aset Pemda TTS. Selain itu, yang menikmati air bersih inikan masyarakat TTS sehingga Pemda TTS harus segera memperbaiki jaringan yang rusak tersebut," dorongnya.
Untuk diketahui, rombongan Pansus LKPJ yang dipimpin wakil ketua DPRD TTS, Yusuf Soru, ketua Pansus LKPJ, Marthen Tualaka, wakil ketua Pansus, Uksam Selan, Anggota Pansus, Piter Kefi, Thomas Lopo, Kenas Afi, Mel Bana, Yudit Selan, Ruba Banunaek, Mariana Lakapu, Yupic Boimau, Habel Hoti dan Jason Benu meninjau jaringan instalasi air bersih boti, Kamis (22/4/2021) sore.
Usai meninjau jaringan instalasi air bersih, rombongan Pansus melanjutkan perjalanan ke Kualeu untuk meninjau radio Amanatun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pansus-dorong-pemda-tts-segera-lakukan-perbaikan-instalasi-air-bersih-boti.jpg)