Viktor Tampani Rela Kerja Serabutan di Kota Kupang Agar Ikut Ujian Kesetaraan
Demi Ujian Kesetaraan, Viktor Tampani Rela Kerja Serabutan di Kota Kupang
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
Demi Ujian Kesetaraan, Viktor Tampani Rela Kerja Serabutan di Kota Kupang
POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Niat untuk memperbaiki nasib demi kehidupan ekonomi yang lebih baik mesti ditunjang dengan pendidikan yang memadai.
Sebab di jaman serba modern canggih ini setiap orang mesti ditunjang dengan kemampuan memadai sehingga bisa bersaing di berbagai usaha.
Begitulah yang diutarakan Viktor Tampani (46) salah satu warga belajar dan sekaligus peserta ujian pendidikan kesetaran 2021 di PKBM Bintang Flobamor ketika mengikuti ujian kesetaraan Selasa (20/4/2021).
Baca juga: Update Kode Redeem ML Rabu 21 April 2021, Dapatkan Kode Redeem Mobile Legends Terbaru
Baca juga: Pencuri Handphone di Asrama Putri SMK Mutiara Bangsa Ditangkap di Lamba Keli, Manggarai Timur
Meskipun tinggal dan menetap di Soe TTS, ayah dua anak itu mengaku rela datang ke Kupang dan menumpang dengan keluarga di Kota Kupang sambil bekerja serabutan hanya untuk melanjutkan sekolah Ujian Paket C setara SMA.
Hal sama juga diungkapkan peserta ujian lain, Bretnei Hendrik (21) yang sempat tak menyelesaikan pendidikan saat di SMA karena faktor ekonomi keluarga.
Meskipun demikan anak ke 6 dari 7 bersaudara itu tak patah arang. Ia terus berupaya dengan mengikuti pendidikan paket C hingga ujian hari ini.
Baca juga: Sempat Ujian di Tenda, 59 Siswa SMPN Fahiluka Diarahkan ke SMP Sabar Subur
Baca juga: Jalan Penghubung Dua Kelurahan di Kota Kupang Putus, Warga Tutup Arus Lalulintas
Ia berharap dengan hasil ujian kesetaraan ini bisa dipergunakan untuk mencari pekerjaan atau melanjutkan kuliah.
"Saya harap dengan ijasah paket C nanti bisa saya pergunakan untuk mencari pekerjaan atau melanjutkan kuliah," katanya.
Sebagaimana pantauan, Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) di PKBM Bintang Flobamor Kota Kupang berlangsung tertib dengan pengaturan tempat duduk peserta ujian juga dibatasi termasuk jadwal ujian sif-sifan dari pukul 08.00-17.00 wita yang mana semua proses tak abaikan Standar Protokol Kesehatan.
Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) ini akan diambil sebagai nilai ujian akhir untuk menentukan kelulusan setiap peserta Ujian.
Ketua PKBM Bintang Flobamor Kota Kupang, Pokikarpus Do kepada, di sela-sela penyelenggaraan Ujian mengatakan, Kegiatan ujian Pendidikan Kesetaraan sesuai Petunjuk Teknis dan surat edaran Menteri Pendidikan Nasional yang mana telah meniadakan UN sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021.
Tentang Peniadaan Ujian Nasional Dan Ujian Kesetaraan Serta Pelaksanaan Ujian Sekolah Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).
"Kelulusan peserta didik akan ditentukan berdasarkan nilai rapor tiap semester, nilai sikap minimal baik, dan mengikuti ujian yang diselenggarakan sekolah," ujarnya.
Ketentuan yang sama juga berlaku untuk lulusan Paket A, B, dan C. Namun jika peserta memilih ujian sekolah berupa tes, harus dilaksanakan oleh satuan pendidikan yang diakui sebagai penyetaraan lulusan.
Selain itu, peserta ujian juga harus terdaftar sebagai peserta ujian pendidikan kesetaraan pada data pokok pendidikan (Dapodik) dan menginput hasil ujiannya", jelas Polikarpus.
Kegiatan UPK di Kota Kupang itu dilaksanakan oleh 11 PKBM dan akan berlangsung selama lima hari (20-24/42021). (yeni rachmawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/demi-ujian-kesetaraan-viktor-rela-kerja-serabutan-di-kupang.jpg)