Untaian Puisi Karya Viktus Murin : Roti Paskah Yang Remuk Terkoyak

Untaian Puisi Karya Viktus Murin : Roti Paskah yang Remuk Terkoyak: Di sebuah gereja tak besar, yang jauh sangat dari kampungku

Editor: Ferry Ndoen
Untaian Puisi Karya Viktus Murin : Roti Paskah Yang Remuk Terkoyak
foto kiriman Viktus Murin
Viktus Murin, Tenaga Ahli Ketua MPR RI

Untaian Puisi Karya Viktus Murin : Roti Paskah yang Remuk Terkoyak

ROTI PASKAH YANG REMUK TERKOYAK
(Karya: Viktus Murin)

Di sebuah gereja tak besar,
yang jauh sangat dari kampungku
Diperdengarkan musik kematian
pada perayaan Jumat Agung, jam tiga sore.
Tak seperti biasanya!

Rasa dan hati tercekam oleh dosa
Jiwa luruh layu dalam kehinaan
Ampuni kami ya TUHAN dan Juru Selamat
Tak terbilang hutang dosa kami
yang telah memperberat beban Salib suci-Mu.

Suara musik kematian di dalam gereja, masih berdengung dalam ingatan
Sekembali dari gereja, nampak langit kelabu sedikit menghitam
Tak ada firasat aneh, tiada bayangan buruk.

Jarum waktu merayap ke Sabtu suci
Rindu menanti kebangkitan Sang Hidup
Rindu menjalar, merambat di seluruh batin, sampai tiba di Minggu mulia.

Paskah tiba sudah. Haleluyah!
Kebangkitan TUHAN dan Juru Selamat. Haleluyah!
Kaki mengiringi hati memasuki Rumah Kudus. Haleluyah!
Pujian mulia berkumandang di seluruh bumi, menyambut TUHAN dan Juru Selamat.

Tetapi, tidak dengan kampungku kali ini
Tak ada sukacita Paskah di tanah lahirku
Roti Paskah remuk terkoyak diterjang amuk badai di cakrawala yang mengerikan
Lilin Paskah padam dan patah, hilang disapu gelombang  lumpur di daratan.

Roti Paskah yang remuk terkoyak Lilin Paskah yang padam-patah
Kenapa TUHAN, kenapa maut mengintai kami pada Paskah-Mu?
Kenapa TUHAN, kenapa maut melumat kami tepat di Paskah-Mu?
Tanya tak terjawab oleh akal
sebab jawaban mesti dicari di bilik jiwa.

Tubuh-tubuh kaku membisu
terhimpit batu-batu raksasa
Ucapan pujangga terngiang lagi; "Tangis kami pecah di batu".
Tepat di hari kebangkitan Sang Hidup
Biarlah mereka semua pergi sebagai martir bagi kejayaan Firman-Mu.

Roti Paskah yang remuk terkoyak
Lilin Paskah yang padam-patah
Terang yang besar telah datang
Menyapu pergi kabut berhala dunia,  di atas cakrawala kampungku.

Kubuka lagi lembaran pertama Buku Suci: "...Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air."
Kusimak lagi bagian akhir lembaran Buku Suci: "...Sesungguhnya Aku datang segera dan membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."

Roti Paskah yang remuk terkoyak
Lilin Paskah yang padam-patah
Namun, Engkau pasti memulihkan!!!

Minahasa Utara, hari Minggu; 11 April 2021

Viktus Murin, Tenaga Ahli Ketua MPR RI bersama istri usai perayaan Paskah di gereja
Viktus Murin, Tenaga Ahli Ketua MPR RI bersama istri Deisy Kasenda usai perayaan Paskah di gereja (foto kiriman Viktus Murin)
Viktus Murin, Tenaga Ahli Ketua MPR RI bersama istri usai perayaan Paskah di gereja
Viktus Murin, Tenaga Ahli Ketua MPR RI bersama istri Deisy Kasenda (foto kiriman Viktus Murin)
Sumber: Pos Kupang
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved