Khristofel Praing Prihatin Kasus Covid-19 di Sumba Timur Naik
kondisi saat ini tidak terhindar karena bencana orang berkumpul di dalam pengungsian. Jika ada satu yang positif
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Khristofel Praing Prihatin Kasus Covid-19 di Sumba Timur Naik
POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing,M.Si mengaku prihatin dengan kasus positif Covid-19 di Sumba Timur yang terus naik atau meningkat.Total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur saat ini mencapai 821 kasus.
Khristofel menyampaikan hal ini Jumat 16 April 2021.
Menurut Khris, kasus positif Covid-19 di Sumba Timur terus bertambah, karena itu dirinya sangat prihatin.
"Memang kita prihatin dengan trend kasus positif Covid-19 di daerah ini naik," kata Khris sapaan akrab Khristofel.
Dijelaskan, kondisi saat ini tidak terhindar karena bencana orang berkumpul di dalam pengungsian. Jika ada satu yang positif maka maka bisa ditularkan ke orang lain.
"Saya lakukan pertemuan dengan Forkopimda dan Satgas Penanganan Covid-19. Saya pastikan penangananan kita harus lebih terkoordinasi dengan baik dan kebijakan yang diambil bisa efektif," katanya.
Dia mengakui, ada bantuan rapid antigen dari BNPB sekitar 5000. Tentu kita akan tracing juga ke titik-titik pengungsian.
"Adanya bantuan itu, kita akan gunakan untuk pemeriksaan di titik-titik pengungsian. Cara ini kita bisa deteksi secara cepat guna lakukan penanganan," ujarnya.
Baca juga: Di Kabupaten Sumba Timur, Warga Kiritana Hilang Saat Bencana dan Belum Ditemukan, Kronologis
Sesuai data dan informasi dari Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Sabtu 17 April 2021, sampai saat ini total pasien Covid-19 yang meninggal dunia sudah mencapai 25 orang.
Tambahan kasus di Bulan April sejak tanggal 1 April hingga saat ini ada enam kasus meninggal dunia.
Kasus meninggal dunia mulai tercatat sejak tanggal 8 April 2031, yakni sebanyak dua kasus, tanggal 11-14 April 2021 masing-masing terjadi satu kasus meninggal dunia.
Total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur saat ini mencapai 821 orang dengan rincian 25 pasien meninggal dunia, 633 pasien sembuh dan 163 pasien masih dalam perawatan.
Baca juga: Alat Berat Keruk Lumpur di Bendung Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur, Begini Kondisinya
Pada Jumat 16 April 2021 terjadi penambahan kasus sebanyak 15 kasus. Ke-15 kasus itu merupakan hasil pemeriksaan laboratorium secara Tes Cepat Molekuler (TCM). Penambahan kasus positif itu berasal dari Kecamatan Kota Waingapu tujuh kasus, Kecamatan Kambera tujuh kasus dan Kecamatan Umalulu satu kasus.
Jumlah pasien yang dirawat sebanyak 163 pasien dengan rincian 28 kasus dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, 38 pasien dirawat di Hotel Cendana dan 129 pasien menjalani isolasi mandiri di rumah.
Jumlah sampel yang diambil untuk diperiksa secara Polymerase Chain Reaction (PCR) dan TCM sebanyak 3.119 sampel.
Baca juga: Bencana di Kabupaten Sumba Timur, BPJS Ketenagakerjaan Bantu 2.25 Ton Beras
Dari jumlah itu, hasil laboratorium 2.053 sampel negatif, 988 sampel terkonfirmasi positif dan 78 sampel belum ada hasil. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-sumba-timur-drs-khristofel-praingmsi.jpg)