Breaking News:

Indonesia Akan Maju Bila Ahok Jadi Menteri, Refly Harun Singgung Status Napi ke Presiden, Maksudnya?

Di tengah merebaknya isu tentang reshuffle kabinet, nama Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama disebut-sebut sebagai figur yang pantas jadi menteri.

Tribunnews.com
Presiden Jokowi dan sahabatnya, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA -- Di tengah merebaknya isu tentang reshuffle kabinet, nama Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama disebut-sebut sebagai figur yang pantas jadi menteri.

Bahkan berkembang wacana bahwa ekonomi Indonesia akan semakin baik kalau Ahok menjadi salah satu menteri di Kabinet Jokowi.

Sejatinya, Isu reshuffle kabinet mengemuka pasca penggabungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Dikbud/Ristek) serta Kementeri Investasi/Kepala BKPM.

Atas fakta itulah, sejumlah nama disebut-sebut sebagai sosok yang berpeluang untuk menduduki kursi menteri.

Salah satunya, adalah figur yang saat ini mengemban tugas sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Baca juga: Ahok Temui Gibran di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Putra Jokowi Sebut: Ini Kunjungan Kedua Sejak 2012

Baca juga: Ahok Masih Dirindukan Memimpin Jakarta Pasca Anies Baswedan Tapi Begini Respon Komisaris Pertamina

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun pun merespon terkait kabar tentang mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Bahwa yang normalnya, reshuffle adalah hak prerogatif presiden. Tentunya presiden harus menjaga etika politik, dengan mendengarkan pula pertimbangan wakil presiden," ujar Refly dikutip Warta Kota dari channel Youtubenya, Jumat 16 April 2021.

Sementara terkait Ahok, Refly Harun menyingung Undang-undang kementerian Negara dimana salah satu pasal yang tidak memungkinkan bagi Joko Widodo untuk menganggat Ahok sebagai menteri.

Apabila tetap dipaksakan, maka presiden berpotensi melanggar undang-undang tersebut.

"Mengenai Ahok ,selama UU Kementerian Negara tidak bisa diubah, maka selama itu pula Ahok tidak bisa menjadi menteri," ungkapnya

Halaman
1234
Editor: Frans Krowin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved