Breaking News:

Bencana Alam NTT

Pemkab Kupang Gandeng BNPB dan ASDP Angkut Bantuan ke Amfoang dan Semau

akses menuju Amfoang melalui jalur darat terhambat akibat Jembatan Termanu yang putus serta rusaknya badan jalan menuju wilayah

POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Bantuan tanggap darurat dari Pemkab Kupang untuk korban bencana alam di Amfoang dan Semau, Kabupaten Kupang.  

Pemkab Kupang Gandeng BNPB dan ASDP Angkut Bantuan ke Amfoang dan Semau

POS-KUPANG.COM I KUPANG--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang menggandeng BNPB dan ASDP mengangkut bantuan sosial untuk para korban bencana alam di wilayah Amfoang dan Semau.

Bantuan tanggap darurat ke Amfoang Timur, Amfoang Barat Laut, Amfoang Barat Daya dan Amfoang Utara, pemkab Kupang sudah mendistribusikan bantuan sembako melalui jalur laut dan udara.

 Hal ini dilakukan mengingat akses menuju Amfoang melalui jalur darat terhambat akibat Jembatan Termanu yang putus serta rusaknya badan jalan menuju wilayah tersebut.

Bupati Kupang, Korinus Masneno menyampaikan hal ini kepada Wartawan di Oelamasi, Rabu 14 April 2021.

Dikatakan Korinus,  pemerintah Kabupaten Kupang berkoordinasi dengan pihak BNPB dan ASDP guna membantu pengangkutan sembako menggunakan helikopter milik BNPB serta Ferri ASDP.

Baca juga: DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang Bagi Bantuan

Baca juga: Korban Banjir di Kabupaten Kupang Dapat Bingkisan Kemanusiaan dari Partai Hanura

 "Untuk tanggap darurat ke Amfoang angkutan udara dan laut sudah kita fungsikan. Kita sudah turunkan 1 helikopter sejak tanggal 12 April  dan Ferri milik ASDP tanggal 13 April  mengangkut bantuan beras 10 ton, mie 500 dos minyak goreng dan telur ayam. Kita bantu by name by address melalui pemerintah desa," jelas Korinus.

Selain Amfoang, katanya, kepada warga korban bencana badai seroja di Semau juga sudah dikirimkan bantuan 2 ton beras, Mie, minyak goreng dan telur ayam sebagai tanggap darurat.

Sedangkan untuk Kecamatan Fatuleu Barat yang sebelumnya tidak bisa diakses melalui jalur darat, Bupati Masneno melibatkan pengusaha seperti Alam Indah dan Erwin Karunia untuk membuka akses kewilayah tersebut dengan membawa bahan pangan untuk korban bencana.

 Ditambahkannya, ada 3 kategori kerusakan rumah warga di Kabupaten Kupang akibat hujan dan angin kencang badai seroja yakni rusak ringan, sedang dan berat.

Baca juga: Wagub NTT, Josef Adrianus Nae Soi  Tinjau Korban Bencana Terisolir di Oepoli Kabupaten Kupang

Baca juga: Relawan Bencana di Amfoang Timur Kabupaten Kupang Terkendala Jalur Transportasi 

Pemerintah akan memberikan bantuan berupa uang sebesar Rp 10 juta diberikan langsung kepada KK yang rumahnya rusak ringan guna diperbaiki dengan monitor pemerintah.

 Sedangkan untuk keluarga yang rumahnya rusak sedang akan diberikan uang tunai Rp 25 juta, dan rusak berat Rp 50 juta. Semuanya akan tetap dimonitor oleh pemerintah daerah.

Terkait dokumen kependudukan data korban bencana Akibat topografi wilayah kabupaten Kupang yang luas dan sulit diakses kesetiap wilayah,  Bupati Kupang mengambil kebijakan melengkapi nomor induk langsung dari file yang ada di dispenduk.

Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses memdapatakan bantuan pemerintah pusat.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved