Nasib Rizieq Shihab Di Ujung Tanduk, Hanif Alatas Cecar Bima Arya Begini, Nasi Sudah Jadi Bubur?

Menantu Muhammad Rizieq Shihab, mencecar Wali Kota Bogor, Bima Arya dengan pertanyaan bertubi-tubi atas kasus yang kini sedang dihadapi mertuanya.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Tayangan proses sidang kasus tes swab Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu 14 April 2021. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Menantu Muhammad Rizieq Shihab, mencecar Wali Kota Bogor, Bima Arya dengan pertanyaan bertubi-tubi atas kasus yang sedang dihadapi mertuanya.

Muhammad Hanif Alatas merupakan menantu dari mantan pemimpin FPI (Front Pembela Islam), Muhammad Rizieq Shihab yang kini menjadi terdakwa kasus terkait 

Pertanyaan itu dilontarkan sang menantu kepada Wali Kota Bogor Bima Arya yang hadir sebagai saksi dalam lanjutan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu 14 April 2021.

Dalam kasus tersebut menantu Rizieq Shihab juga jadi terdakwa.

Hanif Alatas menanyakan Bima Arya terkait atensi khusus yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Bogor terhadap keberadaan Rizieq Shihab di Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor.

"Kemudian saudara menyatakan memberikan atensi khusus kepada terdakwa karena sorotan publik dan menimbulkan kerumunan. Betul?," tanya Hanif.

Secara cepat Bima Arya menjawab benar terkait pertanyaan dari menantu Rizieq Shihab yang juga merupakan terdakwa dalam perkara ini.

Perlakuan atensi khusus tersebut dilakukan kata Bima, mengingat Rizieq merupakan ulama besar yang memiliki banyak pengikut.

Sehingga keberadaan Rizieq di Kota Bogor dinilai berpotensi menimbulkan kerumunan padahal saat itu satgas Covid-19 kota Bogor sedang gencar menekan penyebaran virus Covid-19.

Lanjut Hanif menjabarkan penelusuran yang dilakukan pihaknya setelah Bima Arya menyampaikan peristiwa tersebut ke banyak media.

Baca juga: Denny Siregar Sebut Rizieq Shihab Boneka FPI, Kendali Utamanya Ada Di Tangan Sosok Munarboy, Siapa?

Baca juga: Bandingkan Nikahan Atta & Anak Rizieq Shihab, Rocky Gerung Sebut Jokowi Prabowo Begini, Bikin Syok

Dirinya mengatakan tindakan yang dilakukan Bima tersebut malah yang memancing para warga untuk mendatangi RS UMMI yang ada di kota Bogor.

Menanggapi hal itu, Bima menyatakan bahwa keputusan dirinya menyampaikan lewat media malah sebagai upaya untuk mengimbau warga datang.

"Berdasarkan penelusuran kami, pernyataan itu disampaikan saudara saksi. Bukannya kalau warga tau jadi mancing kerumunan dan langgar prokes?," tanya Hanif kembali kepada Bima.

"Justru kami dari awal umumkan ke publik untuk mencegah itu (kerumunan)," jawab Bima.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved