Ramadan 2021

Simak Renungan Ramadan 2021 Hari Pertama di Tengah Bencana Alam yang Melanda NTT

Simak Renungan Ramadan 2021 Hari Pertama di Tengah Bencana Alam yang Melanda

Editor: Gordy Donofan
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Dosen Ekonomi Syariah STAI Kupang, Hasanah Purnamasari, S.H.I, M.Ag 

Simak Renungan Ramadan 2021 Hari Pertama di Tengah Bencana Alam yang Melanda

POS-KUPANG.COM – Umat Muslim sudah mulai melaksanakan ibadah Ramadan Selasa 13 April 2021.

Ibadah Ramadan di tengah pandemi Covid -19dan bencana alam tentu berbeda.

Namun, tidak menyurut semangat untuk tetap melaksanakan ibadah di tengah alam yang sedang ‘mengamuk’ .

Berikut renungan hari pertama ibadah Ramadan 2021 dari Dosen Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kupang, Hasanah Purnamasari, S.H.I, M.Ag.

Baca juga: Pesan Ramadan 2021 Anies Baswedan Disoroti Netizen, Gubernur DKI Minta Tahan Godaan, Apa?

Marhaban Yaa Ramadhan, semoga Allah SWT selalu memberikan kita kesehatan dan kemudahan khususnya dalam menjalankan ibadah dibulan suci ini. 

Menyoroti bencana alam yang terjadi di NTT, sangat berdampak besar pada kehidupan masyarakat terlebih menyambut ramadhan ditengah banjir, runtuhan rumah dan arus listrik yang masih padam di beberapa daerah.

Bukan hal mudah menghadapi bencana alam yang merupakan sunnatullah atau tidak bisa diketahui kapan datangnya.

 Ini memberi pelajaran bagi kita akan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.

Baca juga: Jadwal Imsak Hari Kedua Rabu 14 April Ramadan 2021 DKI Jakarta, Depok, Tangerang, Bogor & Bekasi

Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa oleh musibah mereka mengucapkan “innalillahi waa inna ilaihi raji’un”. (QS.Al Baqarah: 155-156) 

Ayat diatas menerangkan tentang adanya kehendak mutlak Allah SWT dalam segala hal termasuk musibah dan bencana.

Namun, Allah SWT tidak meninggalkan umatnya yang sedang diuji karena terdapat solusi yakni berupa takwa, sabar dan memohon pertolongan hanya padaNya. Manusia diharapkan dapat memetik hikmah dari setiap bencana yang terjadi.

Para pembaca Pos Kupang yang dirahmati Allah SWT, dalam menghadapi bencana ini manusia tidak boleh kehilangan sikap kehambaan kepada Allah SWT. Sebaliknya, manusia diharuskan untuk bertaubat, mengakui dosa-dosa serta berjiwa ikhlas dalam berbagai keadaan.

Baca juga: Patut Dicoba! Ini 5 Menu Buka Puasa Ramadan 2021,Enak dan Gurih, Simak Resepnya,Ada Es Kolang Kaling

Sebagai hambaNya, wajib bagi manusia untuk berkeluh kesah hanya pada Allah SWT serta optimis bahwa bencana yang terjadi merupakan penghapus segala kesalahan manusia baik yang disengaja ataupun tidak, baik kecil maupun besar.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Tidak ada satupun musibah (cobaan) yang menimpa seorang mukmin walaupun berupa duri, melainkan dengannya Allah akan mencatat untuknya satu kebaikan atau menghapus satu kesalahannya”. (HR.Muslim)

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved