Dianggap Lemah Urus Kemendikbud, Sosok Ini Blak-Blakan Minta Presiden Jokowi Copot Nadiem Makarim
Di tengah wacana reshuffle kabinet, sosok ini secara blak-blakan minta agar Presiden Jokowi segera mencopot Nadiem Makarim dari jabatannya.
Pengusaha Sambut Baik Pembentukan Kementerian Investasi
Para pengusaha juga menyambut baik akan hadirnya Kementerian Investasi di dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin.
Hal itu diungkapkan oleh Direksi PT Trinity Healtcare (THC) dan Kuasa Direksi PT Zebra Nusantara Tbk, Rudy Tanoesoedibjo.
Menurut Rudy, pembentukan Kementerian Investasi perlu dibarengi dengan edukasi kepada masyarakat agar mau berinvestasi.
Baca juga: Nadiem Makarim Keluarkan Keputusan Tak Ada UN, Ujian Sekolah dan Ujian Kesetaraan di Tahun 2021
Baca juga: Wapres Maruf Amin Tak Tinggal Diam Siswi Dipaksa Berjilbab, Nadiem Makarim Bereaksi! Di Mata Najwa
"Bagus sekali ada Kementerian Investasi, tapi seiring itu juga perlu diadakan edukasi yang benar ke masyarakat."
"Supaya orang berinvestasi karena percaya, dia tahu perusahaan itu akan berkembang, bukan karena spekulatif," kata Rudy Tanoesoedibjo kepada Tribunnews.com, Jumat 9 April 2021.
Menurutnya, edukasi tersebut sangat penting karena saat THC mengakusisi saham Zebra Nusantara, terdapat komentar negatif dari para pelaku pasar modal.
"Misalnya begini, kami sudah melakukan keterbukaan informasi tapi komentar di sosial media, seolah-olah saham Zebra digoreng, masa equitas negatif harga (sahamnya) sekian," tuturnya.
Dengan adanya edukasi ke masyarakat, maka ke depan investor saham dapat benar-benar mengerti perusahaan atau emiten yang dibelinya di pasar modal.
"Orang berinvestasi itu karena dia percaya, dia tahu bahwa perusahaan itu akan berkembang, bukan karena hal spekulatif," ucap Rudy.
"Jadi Kementerian Investasi baik sekali. Jangan sampai orang masuk pasar modal, beli saham karena ikutan, tapi karena dia tahu apa yang dia beli," sambungnya.

DPR Setujui Pembentukan Kementerian Baru
Sebelumnya diberitakan, rapat Paripurna DPR RI yang digelar pada Jumat 9 April 2021 menghasilkan persetujuan terkait penggabungan kementerian dan pembentukan kementerian baru.
Adapun penggabungan kementerian itu merujuk kepada penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sementara pembentukan kementerian baru merujuk kepada Kementerian Investasi.