Breaking News:

Bencana Alam NTT

Pasca Bencana Siklon Tropis Seroja, Walikota Kupang Janji Selesaikan Persoalan Sampah Dalam 3 Hari 

berbagai wilayah di kota Kupang pasca bencana disebabkan karena keterbatasan kendaraan untuk mengangkut sampah itu.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/YENI RACHMAWATY
Walikota Kupang Jefri Riwu Kore 

Pasca Bencana Siklon tropis Seroja, Walikota Kupang Janji Selesaikan Persoalan Sampah Dalam 3 Hari 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore berjanji akan menyelesaikan persoalan sampah akibat Bencana Siklon tropis Seroja dalam waktu 3 hari.

Hal itu disampaikan Walikota Kupang Jefri Riwu kore saat rapat koordinasi koordinasi penanggulangan Bencana Siklon tropis Seroja provinsi NTT yang berlangsung di Posko pada Sabtu 10 April 2021 malam. 

Ia menyebut, persoalan sampah yang terdapat di berbagai wilayah di kota Kupang pasca bencana disebabkan karena keterbatasan kendaraan untuk mengangkut sampah itu. 

"Masih banyak sampah yang belum kita selesaikan karena keterbatasan kendaraan. Besok atau lusa sudah bisa selesai," ujarnya saat ditanya Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo dalam rapat itu. 

Baca juga: Wali Kota Kupang Minta Bantuan Lurah, RT/RW kerahkan Masyarakat Turun Kerja Bakti

Selain  itu, Walikota Jefri Riwu Kore juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi data terkait jumlah pengungsi dan kerusakan rumah yang terjadi.

Ia bahkan menyebut pihaknya melakukan verifikasi by name by address untuk mencokan laporan dari tingkat RT/RW dengan kondisi riil di lapangan. 

Terhadap hal itu, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jefri Riwu Kore untuk inisiatif itu. Ia bahkan mengimbau para bupati lain mencontoh langkah itu. 

Baca juga: Dinilai Tak Becus Urus Bencana, Wali Kota Kupang Copot Kepala BPBD

"Terima kasih inisiatif pak wali untuk mencantumkan namanya (dalam verifikasi laporan). Supaya bupati lain bisa mengikuti langkah walikota Kupang," kata Doni Monardo. 

Sebelumnya, Letjen TNI Doni Monardo juga meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi sebelum bencana. 

Ia mengatakan pentingnya koordinasi dan upaya mitigasi sebelum bencana untuk meminimalisir korban dalam kejadian bencana. 

"Kita berharap perlunya koordinasi dan upaya mitigasi yang diperkuat untuk meminimalisir korban dalam bencana," ujar Letjen Doni Monardo. 

Baca juga: Jefri Riwu Kore Dampingi Herman Hery dan Ansy Lema Bagi Bantuan Korban Bencana Seroja Kota Kupang

Dalam rapat koordinasi tersebut, Letjen TNI Doni Monardo didampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Adrianus Nae Soi. Hadir pula Walikota Kupang Jefri Riwu Korea dan Bupati Kupang Korinus Masneno serta pejabat dan seluruh anggota tim satgas

Bencana Siklon Tropis Seroja yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur merenggut banyak korban jiwa. 

Bencana yang berlangsung sejak Sabtu, 3 April 2021 itu melanda 18 kabupaten kota di Provinsi NTT. Tiga lokasi terdampak paling parah akibat banjir bandang yang dipicu Siklon Tropis Seroja yakni Adonara Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata dan Kabupaten Alor. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong ) 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved