Longsor Adonara
20 Warga Ile Boleng yang Tewas Tertimbun Longsor Sudah Ditemukan, Lainnya Dalam Pencarian
sebanyak 20 orang sudah ditemukan meninggal dunia. Sementara yang lainnya masih dalam proses pencarian.
20 Warga Ile Boleng yang Tewas Tertimbun Longsor Sudah Ditemukan, Lainnya Dalam Pencarian
POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Hujan lebat disertai banjir menyapu puluhan rumah dan korban jiwa di Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur.
Selain di Waiwerang, longsor besar terjadi di Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Adonara, Kabupaten Flores Timur, Minggu 4 April 2021 sekitar pukul 02.00 WITA.
Informasi terkini yang dihimpun Pos Kupang, sebanyak 20 orang sudah ditemukan meninggal dunia. Sementara yang lainnya masih dalam proses pencarian.
Sebelumnya, Wakil Bupati Flores Timur, Agus Payong Boli mengatakan, ratusan orang tertimbun longsoran dari gunung Ile Boleng tepatnya di Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng yang berada persis di lereng gunung.
Baca juga: Puluhan Warga Ile Boleng Adonara Kabupaten Flores Timur Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor
Baca juga: Banjir Bandang di Adonara Kabupaten Flores Timur, 4 Warga Dilaporkan Hilang dan Puluhan Rumah Rusak
Ia mengatakan, dari laporan Kepala Desa Nele Lamadike, Pius Pedang, longsor itu menyebabkan puluhan warga meninggal dunia. Selain nyawa manusia, puluhan rumah juga tertimbun longsor.
"Info terbaru dari Kades Nele Lamadike, bahwa puluhan warga tewas. Jenazah yang sudah dievakuasi sudah belasan. Yang lainnya masih dalam proses evakuasi," ujarnya kepada wartawan, Minggu 4 April 2021.
Baca juga: Semana Santa di Kabupaten Flores Timur Tanpa Patung Tuan Ma dan Tuan Ana
"Sekarang kami sedang koordinasikan dengan PT Bumi Indah dan CMK untuk segera turunkan alat berat berupa exavator untuk mencari korban. Ada korban meninggal yang ditemukan di Desa Nobo, karena terseret banjir," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kondisi-rumah-warga-akibat-banjir-bandang.jpg)