Breaking News:

AHY Puas, Pemerintah Tak Akui Moeldoko: Sudah Saya Bilang, Saya Ketua Umum Partai Demokrat Yang Sah

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan puas atas sikap pemerintah yang secara tegas menolak Moeldoko dan kroni-kroninya.

Editor: Frans Krowin
istimewa
AHY Dilaporkan ke Bareskrim Atas Dugaan Pemalsuan Akta Pendirian Partai Demokrat. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan puas atas sikap pemerintah yang secara tegas menolak Moeldoko dan kroni-kroninya.

AHY mengungkapkan hal tersebut pasca Menteri Hukum dan HAM, Yassona Laoly memutuskan menolak kepengurusan Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang yang dipimpin Moeldoko.

Moeldoko merupakan sosok yang dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Demokrat sesuai hasil kongres luar biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Namun seusai pemilihan tersebut, Moeldoko justeru menjadi yang terpuruk, karena kepengurusan yang diajukannya, ditolak oleh pemerintah.

Keputusan Kemenkumham menolak Moeldoko cs itu, setelah mereka mempelajari secara cermat dan saksama seluruh berkas administrasi yang diajukan kelompok kudeta kepemimpinan AHY itu. 

Dari hasil kajian yang cermat itulah, Kementerian Hukum dan HAM akhirnya menolak permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Deli Serdang yang diajukan kubu Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

"Pemerintah menyatakan permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa di Deli Serdang Sumatera Utara tanggal 5 Maret 2021 ditolak," kata Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly, Rabu (31/3/2021).

Yasonna menjelaskan, kubu Moeldoko awalnya mengajukan permohohan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat dan perubahan kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB.

KLB tersebut memilih Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat dan Jhoni Allen Marbun sebagai sekretaris jenderal.

Baca juga: DPC Partai Demokrat TTU : Kami Tetap Kompak dan Solid di bawah Kepemimpinan AHY 

Baca juga: Belum Menyerah! Ditolak Kemenkumham Kubu Moeldoko Siap Lawan AHY di Pengadilan

Setelah itu, Kemenkumham memeriksa dan memverifikasi permohonan yang diajukan Moeldoko.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved