Anies Baswedan Rayakan Hari Air Sedunia, Cara Pegang Pacul Disoroti Benaran Kerja Atau Numpang Foto?

Pada Senin 23 Maret 2021, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merayakan Hari Air Sedunia bersama jajaran Pemprop DKI Jakarta. Nitizen soroti hal ini

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
Pos-Kupang.Com
Anies Baswedan memegang pacul. Cara memegang pacul itu jadi sorotan nitizen: Beneran kerja atau umpang foto? 

Anies Baswedan Rayakan Hari Air Sedunia, Cara Pegang Pacul Disoroti Benaran Kerja Atau Numpang Foto?

POS-KUPANG.COM -- Pada Senin 23 Maret 2021, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merayakan Hari Air Sedunia bersama jajaran Pemprop DKI Jakarta.

Untuk momentum tersebut, jajaran Pemprov DKI Jakarta bersama Ciliwung Institute dan warga menanam Pohon Loa di bantaran Kali Ciliwung, Taman Maju Bersama (TMB) Gintung, Pangkalan Pakis Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Atas aksi tersebut,  nitizen pun memberikan sorotan khusus. Umumnya mempertanyakan apa yang dilakukan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendkbud) tersebut.

@DRukhiyat Replying to@aniesbaswedan@DKIJakarta mengungkapkan hal yang ironis. Ia mempertanyakan Hari Air sedunia itu, dalam rangka memperingati banjir kah??

@Pecandu_kopi93 Replying to@aniesbaswedan @DKIJakarta: beneran kerja? megang gagang pacul aja salah, biasalah numpang poto. 

@wow_yarou Replying to@aniesbaswedan
Jadi gmn bos??? Air hujan maunya masuk ke tanah atau ke dipompa dialirkan ke laut??? Semoga tuh air ga melawan sunatullah Amiiiin YRA

 
 
 
 
 
 
 
 
@wow_yarou Replying to @aniesbaswedan
 
Jadi gmn bos??? Air hujan maunya masuk ke tanah atau ke dipompa dialirkan ke laut??? Semoga tuh air ga melawan sunatullah Amiiiin YRA

@PutraWadapi
Bagaimana Pak Anis@ Motto nya...."air dari langit jatuh ke bumi, dan meresap ke bumi" begitu kan...dan logikanya.."sungai2 boleh ditutup dan dijadikan lahan pemukiman semua warga yg ada 

@dasuki_21257 Replying to@aniesbaswedan
Pembuatan tanggul hidup aliran sungai; meminimalkan kerusakan akibat arus deras hujan dari hulu. Pembersihan sendimentasi dan sampah buangan manusia yang sulit terurai (plastic, limbah pabrik, restoran)  

Ratusan Karung Sampah Diangkut dari 6 Aliran Sungai Ciliwung

Kondisi aliran Sungai Ciliwung, di Kota Bogor, Jawa Barat, amat memprihatinkan.

Sampah yang berasal dari limbah rumah tangga itu banyak ditemukan di aliran sungai yang bermuara ke Ibu Kota Jakarta.

Dalam kegiatan aksi bersih-bersih aliran Sungai Ciliwung yang bertepatan dengan peringatan Hari Air Sedunia, Senin (22/3/2021), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor bersama Gerakan Pramuka dan Satgas Naturalisasi Ciliwung telah mengumpulkan sampah sebanyak 500 karung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Deni Wismanto mengungkapkan, 500 karung yang berisi sampah itu didapat dari enam titik aliran Sungai Ciliwung di Kota Bogor.

Deni mengatakan, sampah-sampah yang diangkut didominasi limbah rumah tangga, seperti styrofoam, plastik, hingga popok bayi.

"Kami telah mengumpulkan 500 karung sampah yang diangkat dari enam titik. Mudah-mudahan dapat menggugah masyarakat untuk menjaga sungai dan air sebagai sumber kehidupan," ucap Deni, Senin (22/3/2021).

Deni menjelaskan, dalam peringatan Hari Air Sedunia ini, dia mengajak masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar sungai, agar tidak membuang sampah dan mencemarinya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved