MENGEJUTKAN, Harga Pertalite Kini Sudah Seharga Premium, Begini Komentar Denny Siregar & Yan Harahap
Saat ini, harga pertalite sudah sama dengan harga premium. Soal penurunan harga itu dikomentar secara berbeda oleh Denny Suregar dan Yan Harahap.
MENGEJUTKAN, Harga Pertalite Kini Sudah Seharga Premium, Begini Komentar Denny Siregar & Yan Harahap
POS-KUPANG.COM, JAKARTA -- Mulai Minggu 21 Maret 2021, pemerintah pusat sudah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) khususnya pertalite.
Saat ini, harga pertalite sudah sama dengan harga premium. Soal penurunan harga itu dikomentar secara berbeda oleh Denny Suregar dan Yan Harahap.
Pegiat media sosial, Denny Siregar, misalnya, mengapresiasi langkah Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) dalam menurunkan harga pertalite.
Namun, dalam mengapresiasi langkah pemerintah pusat tersebut, lagi-lagi Denny Siregar membanding-bandingkan cara yang dilakukan dua presiden ini.
Denny Siregar menyebut, saat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menjadi presiden, selalu terjadi aksi demonstrasi ketika BBM naik.

Dan, sewaktu masyarakat memrotes kenaikan BBM dengan cara melakukan demonstrasi tersebut, SBY justru bersembunyi dan tidak muncul.
Denny lantas membandingkan dengan kepemimpinan Joko Widodo alias Jokowi.
Ia mengaku, jarang mendengar ada berita kenaikan harga BBM ketika Jokowi menjabat sebagai presiden.
"Sekarang jaman @jokowi, jarang banget gua denger BBM naek. Orang juga udah cuek. Budaya ribut hilang. Keren kan Presiden gua?" cuit Denny.
Pernyataan Denny Siregar mendapat banyak tanggapan, termasuk oleh para kader Partai Demokrat.
Salah satu kader Partai Demokrat, Yan Harahap, mengungKap tangkapan layar sejumlah pemberitaan media massa, yang menyebutkan bahwa Jokowi kerap menaikkan harga BBM secara diam-diam.
Berbeda ketika kepemimpinan SBY dimana setiap harga BBM akan naik selalu diumumkan terlebih dahulu.
Yan menyebut, para demonstran yang dulu menolak kenaikan BBM, kini berada satu gerbong dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo.
"Dulu, era @SBYudhoyono yg demo sampe drama nangis2 itu sedang menikmati kekuasaan skrg. Makanya @jokowi naikkan bbm mereka diam saja.