Breaking News:

Remas se-Kota Kupang "Turun Gunung" Bersihkan Pekuburan Islam Batukadera

pembersihan kawasan pekuburan  ini dilakukan setiap tahun terutama menjelang Bulan Suci Ramadhan

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Remas se-Kota Kupang
Dok. Abdul Rifai Betawi.
Remas se-Kota Kupang saat membersihkan area Pekuburan Umum Islam Batukadera, Kelurahan Air Mata, Kota Kupang, Sabtu (20/3).

Remas se-Kota Kupang "Turun Gunung" Bersihkan Pekuburan Islam Batukadera

POS-KUPANG.COM I KUPANG---Menjelang Bulan Suci Ramadhan 2021, Remaja Masjid (Remas) dari 56 masjid di Kota Kupang "turun gunung" membersihkan dan menata area Pekuburan Umum Islam Batukadera, Kelurahan Air Mata, Kota Kupang.

Bersama para Jamaah dan Peziarah, Remas bergotong royong membersihkan rumput liar yang dibiarkan tumbuh selama setahun belakangan dan mengecat kembali pagar area pekuburan.

Ketua Panitia Pembersihan dan Penataan Pekuburan Islam Batukadera Air Mata Kupang, Abdul Rifai Betawi, S.Pd mengatakan hal ini kepada Wartawan,  Sabtu ( 20/3).

Dijelaskan Rifai, pembersihan kawasan pekuburan  ini dilakukan setiap tahun terutama menjelang Bulan Suci Ramadhan. Pasalnya, saat itu  para peziarah mengunjungi keluarga yang sudah dimakamkan di pekuburan ini.

Oleh karena itu, kata Rifai, selaku warga Air Mata dirinya bersama Remas  dan pemuda Air Mata lainnya,  memiliki rasa sensititas untuk melayani warga Islam di Kota Kupang.

"Kalau area pekuburan bersih maka peziarah merasa nyaman dan bersih ketika mengunjungi makam sanak famili. Kami pemuda Air Mata kemudian melakukan konsolidasi kepada warga Muslim untuk berpartisipasi," jelas Rifai.

Dirinya menilai bahwa apa yang dilakukan ini sebagai simbol dari solidaritas warga Islam terhadap area ini yang merupakan simbol dari kehadiran Islam di Kota Kupang.

"Di Batu Kadera ini ada simbol artafak peradaban Muslim di Kota Kupang karena usianya sudah 300-an tahun. Sehingga dipastikan Islam berkembang di Kota Kupang sudah lebih dari itu. Kegiatan ini kami libatkan Remas dari 56 Masjid di Kota Kupang juga Jamaah, Peziarah untuk lihat makam keluarga," katanya.

Menurut Wakil Sekertaris NU NTT ini, kegiatan saat ini merupakan awal yang akan dilanjutkan beberapa hari kedepan. Namun pembersihan lanjutan melibatkan orang lain dalam bentuk menyewa.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved