Rabu, 8 April 2026

Berita Kupang Terkini

Sabato Nenotek Hiasi Kebun Dengan Aneka Tanaman

pemuda berusia 25 tahun itu menanam 300 pohon pepaya jenis California dan beberapa tanaman langka seperti serai merah, di kebun yang luasnya tanah tak

Editor: Ferry Ndoen
foto Irfan Hoi/
Sabato Nenotek. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -  Gemar menanam membuat Sabato Nanotek menghiasi kebun miliknya dengan hampir semua jenis tanaman.

 Tak tanggung-tanggung, pemuda berusia 25 tahun itu menanam 300 pohon pepaya jenis California dan beberapa tanaman langka seperti serai merah, di kebun yang luasnya tanah tak lebih dari satu hektar itu. 

Sabato menanam pepaya dan tanaman lain, tidak hanya diperjual belikan, namun jika ada masyarakat setempat yang ingin makan atau mengkonsumsi, Sabato rela memberi gratis alias cuma-cuma. 

Dirinya juga mengakui akan menjual hasil tersebut jika telah masuk masa panen. Untuk Pepaya, per buah di hargai 7 ribu rupiah sedangkan untuk tanaman serai merah per ikat di hargai 10 ribu rupiah. 

Untuk Pepaya California, pria lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) ini, menyebutkan baru menanam pada bulan November 2020 lalu dan akan dipanen pada bulan Juni mendatang. 

" Ini nanti dijual juga Kaka, 7 ribu per buah. Ada 10 ribu per ikat untuk serai merah, kencur satu kumpul 5 ribu dan sayuran ada yang 5 ribu" ujarnya, Kamis (19/3/2021).

Letak kebun Sabato berada di desa Sumlili, kecamatan Kupang Barat, kabupaten Kupang atau sekitar 20 KM dari kota Kupang. 

Bagi para pencinta tanaman, silahkan mampir ke kebun Sabato, anda akan terlena dengan hijaunya tanaman disana. Selain pepaya dan serai merah, kencur dan Lombok serta ternak kambing juga ayam menjadi menjadi usaha yang dikerjakannya. 

Sabato dikenal dengan pemuda yang ulet. Dari menanam hingga memelihara ternak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kesehariannya. 

Perlu diketahui, tanaman milik Sabato ini sedang dilirik oleh salah satu dinas di pemerintah provinsi NTT untuk di lakukan kerjasama dalam pengembangan. Bahkan tim tersebut telah mengunjungi lokasi itu.(Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

 
 

Sabato Nenotek.
Sabato Nenotek. (foto Irfan Hoi/)

Baca juga: Bupati Agas: Sorgum Bukan Pangan Lokal Baru di Masyarakat, Sudah Membudaya Sejak Nenek Moyang 

Baca juga: Hamili Saudara Sepupu, Alasan Takut Ketahuan Istri,Korban Hamil 7 Bulan Pun Dihabisi, SukaMain Api?

 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved