Selasa, 14 April 2026

Berita NTT Terkini

Pj Kades Persiapan Warloka Pesisir Harap Infrastruktur Desa Diperhatikan

Penjabat (Pj) Kepala Desa Persiapan Warloka Pesisir, Muhamad Nor A. Gamid mengharapkan, infrastruktur di desa tersebut diperhatikan

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Penjabat (Pj) Kades Persiapan Warloka Pesisir, Muhamad Nor A. Gamid 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Penjabat (Pj) Kepala Desa Persiapan Warloka Pesisir, Muhamad Nor A. Gamid mengharapkan, infrastruktur di desa tersebut diperhatikan, Jumat (19/3/2021).

Hal tersebut disampaikan menyusul pemberitaan dari POS-KUPANG.COM terkait kendala infrastruktur jalan, air dan listrik di desa tersebut.

"Mudah- mudahan hasil peninjauan langsung oleh teman-teman wartawan sesuai kebutuhan yang riil di lapangkan dan fakta yang akuntabel dapat mengetuk hati pejabat yang berwenang untuk merealisasikan fakta yang ada ini," tegasnya.

Baca juga: Silaturahmi ke Angkasa Pura I Kupang, Disdikbud NTT Konkritkan Pembangunan SMK Penerbangan

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada awak media karena telah meliput realita masyarakat dengan segala kompleksitasnya dan telah dipublikasikan.

"Saya sebagai Pj Kades Persiapan Desa Warloka Pesisir mengucapkan banyak terima kasih," katanya.

Baca juga: Bupati Belu Terpilih, Agus Taolin Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Belu

Diberitakan sebelumnya, persoalan infrastruktur masih membelit ratusan kepala keluarga di Desa Persiapan Warloka Pesisir, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Selasa (16/3/2021).

Masih terdapat persoalan akses jalan yang buruk, ketiadaan listrik, sulitnya akses air bersih.

Sehingga, sejumlah warga menyebut membutuhkan Air, Jalan dan Listrik (AJAL).

Demikian akronim itu disampaikan seorang warga Desa Persiapan Warloka Pesisir, Junaidin (40). Akronim itu sebagai reaksi atas persoalan yang membelit desa yang dimekarkan dari desa induk, Desa Warloka.

"Kami butuh AJAL," kata Junaidin di sela-sela mengantar reporter POS-KUPANG.COM mengelilingi desa yang memiliki 2 Dusun dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 253 kepala keluarga dengan populasi penduduk mencapai 1008 jiwa.

Akronim AJAL, lanjut Junaidin, dirasa tepat menggambarkan kebutuhan warga desa itu karena jalan yang belum diaspal, ketiadaan listrik dan akses air minum yang sulit, karena warga menimba air hingga 1 km jauhnya.

Junaidin bersama beberapa warga lainnya juga menuturkan dermaga kayu yang sudah uzur.

Lebih dari 15 tahun sudah dermaga kayu di pesisir desa tersebut dan belum ada upaya renovasi ataupun pembangunan dermaga baru.

Tak jarang, warga pun menjadi korban dermaga laut karena terjatuh dari dermaga yang dinilai sudah tidak laik digunakan.

"Sebenarnya sudah tidak laik (dermaga kayu), tapi karena hanya ada ini, makanya pakai," keluhnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved