Jumat, 15 Mei 2026

Penanganan Covid

Menyingkap Stigma Penyintas Covid-19 di NTT

International Indonesia melakukan penyebaran informasi terkait upaya mengurangi stigma negatif terhadap para penyintas.

Tayang:
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Diskusi virtual Menyingkap stigma penyintas Covid-19 di NTT" melalui aplikasi zoom meeting pada Rabu (17/3) sore.  

Menyingkap Stigma Penyintas Covid-19 di NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG --  Tak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia dan NTT membawa implikasi baik secara medis maupun sosial, salah satunya stigmatisasi terhadap para penyintas Covid-19. 

Oleh karena itu, dalam rangka mendukung program pengurangan dampak Covid-19 terhadap kaum marginal, penyandang disabilitas dan perempuan, Yayasan Plan International Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dan komunitas-komunitas. 

Manager CDP Yayasan Plan International Indonesia, Samuel Absalom Niap mengatakan Yayasan Plan International Indonesia melakukan penyebaran informasi terkait upaya mengurangi stigma negatif terhadap para penyintas.

Pihaknya menggelar diskusi virtual dengan tema "Menyingkap stigma penyintas Covid-19 di NTT" melalui aplikasi zoom meeting pada Rabu (17/3) sore. 

Diskusi yang dipandu Agustinus Paju dari Plan Internasional Indonesia itu menghadirkan para penyintas Covid-19 termasuk penyintas dari kelompok disabilitas. 

Baca juga: Terkait Pilkada, Polres Siapkan 550 Personil Amankan Sumba Barat

Baca juga: Wabup Weng Tegaskan Jalan Menuju Desa Persiapan Warloka Pesisir Diaspal Tahun Ini

Baca juga: Sosialisasi Vaksin Covid-19 Terus Dilakukan di Kota Lewoleba

Selain itu, ikut pula para aktivis atau pegiat kesehatan,  disabilitas dan perempuan. Diskusi berlangsung 2 jam dari pukul 17.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita.

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong ) 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved