Breaking News:

Berita NTT Terkini

Oknum Pegawai PDAM Kupang Gelapkan Uang Ratusan Juta Tagihan Pelanggan, Tanggapan Yoyarib Mau?

Oknum pegawai PDAM Kupang gelapkan uang ratusan juta tagihan pelanggan ini tanggapan Yoyarib Mau

Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM/NOVEMY LEO
Dirut PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang, Yoyarib Mau 

Oknum pegawai PDAM Kupang gelapkan uang ratusan juta tagihan pelanggan ini tanggapan Yoyarib Mau

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Oknum pegawai Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) Kabupaten Kupang berinisial TF diduga melakukan penggelapan uang ratusan juta milik perusahaan tersebut.

Uang ratusan juta itu merupakan uang tagihan pelanggan yang seharusnya disetor ke kas PDAM. Akibatnya, PDAM pun mengalami kerugian besar.

Informasi yang dihimpun wartawan, menyebutkan di tahun 2019 lalu, TF melakukan penagihan tunggakan rekening air kepada pelanggan PDAM Kabupaten Kupang diantaranya Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD NTT, sebesar Rp. 215. 237. 300.

Baca juga: Ini yang Dilakukan Camat Adonara Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa di Desa Nisa Nulan

Terhadap tagihan atas tunggakan rekening air itu, pihak bendahara Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD NTT melakukan pembayaran secara cicil kepada oknum TF sebesar Rp. 24. 814. 100 secara tunai. Pembayaran ini merupakan cicilan pertama.

Pada tanggal 9 Juni 2020, oknum TF kembali mendatangi Sekwan DPRD NTT untuk melakukan penagihan tunggakan rekening air atas nama Ketua dan Wakil Ketua DPRD NTT. Dalam tagihan kedua, bendahara Sekwan NTT kembali membayar cicilan kedua sebesar Rp. 26. 438. 000.

Baca juga: Dua Ibu Rumah Tangga di Kupang Dianiaya Ketua RT, Pelakunya Belum Ditahan

Tanggal 30 November 2020, oknum TF kembali mendatangi Sekwan DPRD NTT untuk kembali melakukan penagihan terhadap tunggakan rekening air. Saat itu, bendahara Sekwan DPRD NTT kembali melakukan pembayaran untuk cicilan ketiga kalinya sebesar Rp. 5. 140. 600.

Pada tanggal 22 Desember 2020, oknum TF kembali melakukan penagihan untuk keempat 4 kalinya di Sekwan DPRD NTT terkait tunggakan pembayaran rekening air oleh Ketua DPRD NTT dan Wakil Ketua DPRD NTT. Pada cicilan keempat ini, bendahara Sekwan DPRD NTT membayar sebesar Rp. 30. 000. 000.

Masih soal pembayaran, pada tanggal 13 Februari 2020, oknum TF kembali melakukan penagihan terhadap Sekwan DPRD NTT terkait tunggakan rekening air PDAM Kabupaten Kupang oleh Ketua DPRD NTT dan Wakil Ketua DPRD NTT. Dalam cicilan kelima, bendahara membayar secara tunai sebesar Rp. 10. 000. 000.

Dari keseluruhan penerimaan secara tunai yang diterima TF dari tagihan tunggakan rekening air minum PDAM Kabupaten Kupang dari bendahara Sekwan DPRD NTT sebesar Rp. 96. 422. 700.

Hasil tagihan dari bendahara Sekwan DPRD NTT oleh oknum TF, ternyata tidak dilakukan penyetoran kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang hingga saat ini.

Dirut PDAM Kabupaten Kupang, Yoyarib Mau kepada wartawan, Minggu (14/03/2021) menegaskan pihaknya akan mengambil langkah hukum atas perbuatan TF. Langkah hukum ini akan diambil, kata Yoyarib, untuk kepentingan PDAM Kabupaten Kupang.

"Ini kan sudah masuk penggelapan uang, sehingga kami akan laporkan ke polisi," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved