Breaking News:

Warga Keluhkan Jalan Menuju Nisar Desa Nanga Bere Kabupaten Mabar Rusak Parah

desa yang berjarak 80 km dari kota kecamatan Lembor Selatan, Lengkong Cepang itu, dibutuhkan tenaga ekstra. 

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Kondisi jalan yang buruk di Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Mabar, Selasa (9/3/2021). 

Warga Keluhkan Jalan Menuju Nisar Desa Nanga Bere Kabupaten Mabar Rusak Parah

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO --Jalan menuju Nisar Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), rusak parah, Sabtu (13/3/2021).

Untuk mencapai desa yang berjarak 80 km dari kota kecamatan Lembor Selatan, Lengkong Cepang itu, dibutuhkan tenaga ekstra. 

Untuk sampai di Desa Nanga Bere, harus melalui sebanyak 19 kali atau sungai. Belum lagi, jalan yang terjal dan batuan do sepanjang jalan sangat membahayakan warga yang melintas.

Jika dalam musim hujan, warga tidak dapat menempuh jalan darat, karena lumpur dan kubangan air yang cukup dal serta kali yang dialiri air.

Sementara itu, dari 19 sungai, terdapat 7 sungai di Desa Nanga Bere yang memiliki beberapa kampung yakni Kampung Wae Raja, Kampung Bangko, Kampung Nipa, Kampung Weko, Kampung Kewitu, Kampung Nanga Tangga dan Kampung Bila

Alternatifnya, warga Desa Nanga Bere harus menumpang kapal motor yang disebut 'taxi' dari 2 titik kampung di Desa Nanga Bere dengan biaya Rp 25 ribu hingga Nangalili.

Akan tetapi, kapal motor yang ada hanya beroperasi saat hari pasar yakni setiap hari Rabu dan kembali ke Desa Nanga Bere pada esoknya.

Menurut seorang warga Desa Nanga Bere, Abdul Sahama (45), penggusuran jalan dilakukan pada tahun 2010 lalu oleh Pemda Mabar dibawah kepemimpinan Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula kala itu.

"Awal buka itu jalan bagus," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved