Minggu, 12 April 2026

Berita NTT Terkini

Polisi Lidik Kasus Kebakaran Pasar Lembor di Manggarai Barat, Ini Perkembanganya

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait kasus kebakaran Pasar Lembor yang terletak di Kelurahan Tangge

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si saat berada di Pasar Lembor, Jumat (5/3/2021). 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait kasus kebakaran Pasar Lembor yang terletak di Kelurahan Tangge, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Kebakaran tersebut terjadi pada Jumat (5/3/2021) lalu tersebut menghanguskan sedikitnya 229 stand terbakar dan 3 stand lainnya terpaksa dirobohkan saat kejadian untuk memutuskan kobaran api membakar stand lainnya.

Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si mengatakan kasus tersebut tengah diusut pihak kepolisian.

Baca juga: Ini Harapan Wabup Sumba Timur Terhadap Musrenbang Tingkat Kecamatan

"Tim Labfor dari Bali sudah tiba di Labuan Bajo, kita menunggu hasil dari tim Labfor di TKP," tandasnya.

Sementara itu, sejumlah pedagang di Pasar Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mulai membersihkan puing-puing kebakaran yang terjadi pada Jumat (5/3/2020) lalu.

Pantauan POS-KUPANG.COM, sejumlah pedagang membersihkan lapak atau stand mereka dengan peralatan seadanya.

Baca juga: Mahasiswa di Kupang Tewas di Tempat, Sepeda Motor Diduga Bersenggolan Dengan Mobil

Nampak juga anak-anak pedagang itu membantu orang tuanya untuk mengangkat seng juga membersihkan sejumlah sampah yang berserakan.

Sementara itu, walau masih terpasang garis polisi, warga lainnya juga terlihat tengah mencari besi maupun aluminium di balik tumpukan seng di lapak yang telah terbakar.

Besi dan aluminium yang dikumpulkan selanjutnya akan dijual kepada pengepul yang ada di daerah itu.

Seorang pedagang, Maria Fatima (40) mengatakan, kegiatan membersihkan lapak telah dilakukan sehari sebelumnya.

Pihaknya belum dapat mengestimasi kerugian yang dialami dari kejadian tersebut.

Namun demikian, Maria Fatima telah memasukan identitas diri berupa fotocopy KTP dan kartu keluarga untuk pendataan oleh pemerintah.

Pihaknya berharap kepada pemerintah agar segera memberikan bantuan bagi pedagang korban kebakaran.

"Harapan kedepannya mudah-mudahan ada bantuan dari bapak bupati untuk kami orang miskin," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Lembor, Pius Baut mengatakan, pasca kejadian telah dilakukan pendataan pedagang.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved