Senin, 13 April 2026

Berita NTT Terkini

Ini Harapan Wabup Sumba Timur Terhadap Musrenbang Tingkat Kecamatan

Wakil Bupati ( Wabup) Sumba Timur, David Melo Wadu, S.T mengharapkan pelaksanaan Musrenbangcam

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu,S.T menyerahkan dokumen perencanaan pembangunan kepada Camat Wula Waijelu, Daniel Raja,S.H, Selasa (9/3/2021). 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Wakil Bupati ( Wabup) Sumba Timur, David Melo Wadu, S.T mengharapkan pelaksanaan musyarawah rencana pembangunan tingkat kecamatan ( Musrenbangcam) dapat bersinergi dengan perencanaan di tingkat kabupaten, provinsi maupun pemerintah pusat.

David menyampaikan hal ini, Rabu (10/3/2021). Menurut David, Musrenbang itu sebagai ajang untuk mensinkronkan rencana pembangunan yang ada di desa, kelurahan, kecamatan sampai tingkat kabupaten maupun provinsi dan pusat.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga di Kota Kupang Pimpin Komplotan Pencurian, Ini Pengakuannya

"Tentu harapan kita, bahwa apa yang menjadi perencanaan di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan, bisa disenergiskan dengan anggaran yabg ada di setiap tingkatan pemerintahan," kata David.

Dijelaskan, dengan adanya Musrenbang itu,maka setiap perencanaan pembangunan harus bersinergi baik dengan APBD 2, APBD 2 dan APBN.

"Kenapa, karena di tingkat desa ada alokasi anggaran yang sumbernya dari APBN juga, yakni berupa dana desa. Karena itu perlu ada sinergisitas program kegiatan setiap tingkatan agar tidak tumpang tindih," katanya.

Baca juga: Mahasiswa di Kupang Tewas di Tempat, Sepeda Motor Diduga Bersenggolan Dengan Mobil

Dikatakan, kondisi tersebut harus diperhatikan sehingga apa yang akan menjadi harapan percepatan pembangunan dapat kita nikmati oleh masyarakat.

"Selain itu, agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan dari sumber dana yang berbeda mengeksekusi satu kegiatan yang sama," ujarnya.

David mengatakan, dalam peleksanaan juga tidak sekedar dapat di pertanggung jawabkan secara administrasi tapi juga harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral.

"Artinya bahwa program atau perencanaan pembangunan itu harus berdampak positif bagi masyarakat banyak agar masyarakat menjadi sejahtera," ujarnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved