Berita Kriminal Kupang Terkini
Perempuan di Kota Kupang yang Menikam Pria Itu Ternyata Mengaku Lagi Mabuk Minuman Keras,Kronologis
Perempuan di Kota Kupang yang Menikam Pria Itu Ternyata Mengaku Lagi Mabuk Minuman Keras,Kronologis Kristin Peni Making (20) ditangkap pihak Kepolisia
Perempuan di Kota Kupang yang Menikam Pria Itu Ternyata Mengaku Lagi Mabuk Minuman Keras,Kronologis
POS-KUPANG.COM, KUPANG- Oktoviana Kristin Peni Making (20) ditangkap pihak Kepolisian Sektor Kelapa Lima karena menikam seorang pemuda di Jalan Suratim, Kota Kupang Kamis 4 Maret 2021 lalu.
Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Sepuh Siregar mengatakan, Oktoviana mengaku dalam keadaan mabuk saat melakukan penikaman. Ia mengkonsumsi miras bersama empat rekannya sebelum melakukan penganiaayan.
“Tersangka mengaku menusuk korban dengan sebilah pisau," ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/3/2021).
Usai mengkonsumsi miras, pelaku dan dua rekannya menganiaya dan menikam Darius Fallo, warga Jalan Suratim, RT 02/RW 01, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Tersangka dan korban bahkan tak saling kenal, bahkan sebelumnya tak punya riwayat perseteruan.
Sebelumnya, rekan korban, Paulus Obe (28) yang melaporkan peristiwa itu ke polisi, mengaku kalau pengeroyokan tiba-tiba saja terjadi, ketika ia dan korban datang ke cabang Suratim untuk menunggu bus penitipan barang.
Baca juga: 1.259 Personil Polri dan 78 ASN Polri Polda NTT Divaksin, Simak Info
Tanpa diduga datang dua orang pelaku dengan menggunakan sepeda motor dan langsung menyerang korban. Korban kaget dengan aksi penyerangan ini.
Paulus berusaha menahan pelaku, namun saat itu datang lagi pelaku yang lainnya dengan jumlah yang banyak dan membawa kayu.
Tidak lama kemudian, dua pelaku memukul korban menggunakan kayu. Korban berusaha lari namun dihadang oleh salah seorang perempuan. Perempuan tersebut menarik korban hingga korban terjatuh. Saat itu, pelaku mencabut sebilah pisau dari pinggangnya dan langsung menusuk korban sebanyak satu kali.
Baca juga: Piala Menpora 2021: Persik Kediri Siap Bentrok Persebaya, Madura United & Persela Lamongan, Info
Paulus Obe sendiri melarikan diri ke kosnya karena takut. Ia memanggil bantuan teman-taman yang lain. Sementara korban yang tak sempat melarikan diri dikeroyok oleh para pelaku dan ditikam tiga kali pada beberapa bagian tubuhnya.
Pasca kejadian ini, pelaku langsung kabur meninggalkan korban. Paulus dan teman-temannya membawa korban ke RSUD SK Lerik Kota Kupang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

2 Lampiran