Yusak Taneo : Tak Ada Tekanan Dari Polres 

Ada pula yang dibujuk untuk pro pengurus Demokrat hasil KLB jika mau aman. Ini beneran kah? Rakyat monitor".

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Kabupaten TTS, Yusak Taneo (masker merah) 

Yusak Taneo : Tak Ada Tekanan Dari Polres 

POS-KUPANG.COM | SOE --Dunia media sosial kembali dihebohkan dengan postingan akun Benny K Harman yang menulis " para pengurus Demokrat tingkat Kabupaten dan Kota kini resah.

Mereka diancam Intel-intel Polres untuk menyerahkan nama-nama pengurus inti partai. Katanya atas perintah Kapolres. Ada pula yang dibujuk untuk pro pengurus Demokrat hasil KLB jika mau aman. Ini beneran kah? Rakyat monitor".

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Kabupaten TTS, Yusak Taneo yang dikonfirmasi terkait posting Benny K Harman tersebut menampik hal tersebut. Hingga saat ini dirinya menegaskan tidak ada ancaman atau tekanan dari pihak Polres TTS terhadap pengurus DPC PD TTS.

"Sampai saat ini kami aman-aman saja. Tidak ada tekanan atau ancam dari pihak Polres TTS yang mengarahkan kami untuk mendukung kubu KLB Deli Serdang," ungkapnya kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (9/3/2021).

Ketika ditanyakan apakah dari pihak Polres TTS ada yang meminta nama-nama pengurus inti DPC PD TTS, Yusak Mengaku belum ada. 

"Untuk kita di DPC PD TTS sejauh ini tidak ada tekanan atau permintaan nama-nama pengurus DPC PD TTS dari pihak Polres TTS," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Kabupaten TTS, Yusak Taneo mengaku, pihaknya mendapatkan informasi jika ada oknum yang menghadiri KLB di Deli Serdang beberapa waktu lalu dan mengatasnamakan dari DPC PD TTS.

Namun dirinya masih enggan membeberkan nama oknum tersebut. Secara tegas ia menyebut perbuatan oknum tersebut masuk kategori ilegal dan oknum tersebut tidak memiliki hak suara atau pun mandat mewakili DPC PD TTS. 

"Ada informasi jika ada oknum yang hadir di KLB tersebut dan mengatasnamakan DPC PD TTS. Hal ini masih kita dalami dan menunggu petunjuk lebih lanjut dari pihak DPP. Untuk sementara saya rasa tidak etis jika kita menyebut nama orangnya, kita menunggu petunjuk dari DPP," paparnya melalui pesan WhatsApp, Senin (8/3/2021).

Ketika ditanyakan apakah saat ini sudah ada kubu pro Moeldoko di tubuh DPC PD TTS, Yusak mengaku, belum ada pihak yang mengaku pro Moeldoko hingga saat ini. Namun isu berkembang jika ada oknum yang mendukung Moeldoko di tubuh DPC PD TTS.

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Minta Seniman Musik Ikut Wujudkan NTT Sebagai New Tourism Territory

Baca juga: GM Angkasa Pura I Kupang, Iwan Novi : Tidak Ada Penghentian Penerbangan Maskapai

DPC PD TTS dikatakannya masih setia mendukung kepemimpinan AHY sebagai ketua DPP Partai Demokrat. (Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved