Memprihatikan Kondisi Jalan Raya Waibakul-Konda Maloba, Aspal Nyaris Tak Nampak lagi

kecepatan dan lebih waspada agar tiba dengan selamat. Waktu tempuhpun semakin lama sekitar dua jam lamanya.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Ruas jalan Waibakul, Ibu Kota Kabupaten Sumba Tengah ke arah selatan menuju Pantai Konda Maloba sejauh kurang lebih 50 rasak berat. Aspal nyaris tidak terlihat lagi. Foto Kamis (4/3/2021)  

Memprihatikan Kondisi Jalan Raya Waibakul-Konda Maloba, Aspal Nyaris Tak Nampak lagi

POS-KUPANG.COM|WAIBAKUL---Memprihatikan kondisi jalan raya Waibakul, ibu kota Kabupaten Sumba Tengah ke arah selatan menuju pesisir Pantai Konda Maloba, salah satu titik pariwisata andalan Sumba Tengah.

Disepanjang jalan itu, sejauh kurang lebih 50 km,  aspal jalan raya tersebut nyaris tak tampak lagi. Ditemukan  banyak lubang  dan gundukan batu kerikil betebaran disepanjang jalan itu mengakibatkan pengendara harus mengurangi kecepatan dan lebih waspada agar tiba dengan selamat. Waktu tempuhpun semakin lama sekitar dua jam lamanya.

Padahal, kalau saja kondisi jalan baik maka waktu tempuh lebih singkat. Bahkan untuk warga yang berpergian menggunakan jasa ojek maka harus merogok uang sebesar   Rp 50.000,00 atau Rp 100.000,00 pergi pulang (pp).

Karena itu warga mendesak pemerintah segera memperbaikinya agar akses warga lebih lancar terutama memasakan hasil pertaniannya.

Dominggus Hula Manuwolu dan Kristianus Kerung Pamara menyampaikan hal itu di Pantai Konda Maloba, Jumat (4/3/2021). Keduanya mengatakan, kondisi jalan itu sudah rusak hampir 10 tahun lamanya. Sayangnya sampai saat ini belum nampak tanda-tanda memperbaikinya.

Namun demikian, keduanya optimis dengan kebijakan pemerintah menjadikan Pantai Selatan Sumba Tengah dalam hal ini Pantai Konda Maloba sebagai premium pariwisata Sumba Tengah maka pasti ruas jalan tersebut segera diperbaiki pula.Apalagi dengan mulai dibangunnya resort Konda Maloba Abadi di Pantai Konda Maloba maka jalan tersebut segera diperbaiki pula demi mendukung akses pariwisata menuju Pantai Konda Maloba.

Sementara itu Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Drs Paulus SK Limu  ketika meletakan batu pertama pembangunan resort Konda Maloba Abadi, Kamis (4/3/2021) mengatakan, soal jalan adalah urusan pemerintah.

Karena itu, ia meminta pengusaha dan masyarakat jangan kuatir dengan persoalan jalan tersebut karena menjadi urusan pemerintah.

Terbongkar, Ternyata Ini yang Bikin Iran Tak Takut Menghadapi Amerika Serikat, Apa?

Bupati Paulus meminta pengusaha bisa mempercepat pembangunan resort tersebut 2-3 bulan ke depan agar tamu yang datang ke Sumba Tengah dapat menmanfaatkannya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved