Breaking News:

Kader Demokrat NTT Lobi dan Mobilisasi Dukungan Pemegang Hak Suara ke KLB

Demokrat NTT, sedang menelusuri dan mengecek lebih lanjut informasi tersebut agar tidak terjadi keputusan yang gegabah.

POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Sekertaris DPD Demokrat NTT, Ferdinandus Leu 

Kader Demokrat NTT Lobi dan Mobilisasi Dukungan Pemegang Hak Suara ke KLB

POS-KUPANG.COM | KUPANG --  Adanya laporan ke pengurus DPD partai Demokrat NTT tentang dugaan keterlibatan kadernya ke kongres luar biasa (KLB) di Sumatra Utara, Jumat (5/3/21) kemarin dalam melakukan lobi hingga mobilisasi dukungan pemegang hak suara, sedang di dalami informasinya.

Laporan tersebut, kini pihak DPD partai Demokrat NTT, sedang menelusuri dan mengecek lebih lanjut informasi tersebut agar tidak terjadi keputusan yang gegabah.

"Keterlibatan dimulai dari melobi dan memobilisasi dukungan pemegang hak suara maupun anggota pengurus, sampai kehadiran secara langsung di KLB di Sumut" kata sekretaris DPD partai Demokrat NTT, Ferdi Leu, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu, (6/3/21).

Menurutnya, pihak DPD mendapat informasi yang cukup detail terkait keterlibatan kadernya ini. Bahkan nama,
asal DPC, dan jabatan di partai telah di kantongi oleh DPD.

"Nama seseorang boleh tercantum dalam daftar manivest penumpang pesawat tujuan Jakarta pada hari H-2 pelaksanaan KLB. Apakah yang bersangkutan akan terbang lanjut ke Medan, kan belum tentu. Kalau pun ke Medan, apakah untuk tujuan hadiri KLB, kan belum tentu. Jadi, kami masih selidiki secara cermat" Jelas Ferdi.

Ferdi enggan membuka identitas kader yang diduga terlibat dalam KLB karena pihaknya sedang menyelediki informasi tersebut lebih lanjut. 

Ia memastikan, para 22 ketua DPC sah pemilik hak suara di DPD Demokrat NTT, tidak mengikuti KLB di Sumut. Pasalnya, pada hari yang sama DPD menggelar Rakorda secara virtual dan pada saat itu para Ketua DPC di minta untuk memberikan lokasi terkini melalui handphone masing-masing.

Ia menegaskan, apabila terbukti adanya kader DPD Demokrat NTT yang terlibat, pihaknya akan memanggil untuk dimintai klarifikasi sesuai aturan partai Demokrat.
Proses ini, kata dia, akan ditangani oleh Dewan Kehormatan yang berpotensi ke Mahkamah Partai.

Ia juga menegaskan, kader yang terlibat bisa di seret ke ranah hukum atas tuduhan pemalsuan dokumen surat mandat dan surat lainnya.

Dankipur I Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY Silaturahmi ke Tokoh Agama

Ditegaskan Ferdi, DPD Demokrat NTT dan 22 DPC, sangat solid mendukung Ketua Umum AHY berdasarkan kongres ke V Partai Demokrat di Jakarta, 15 Maret 2020 lalu. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved