Rabu, 22 April 2026

Timor Leste

Mengejutkan, Sejarah Timor Leste Kehilangan 60.000 Nyawa, Rakyatnya Bela Australia Hadapi Jepang

Mengejutkan, Sejarah Timor Leste Kehilangan 60.000 Nyawa karena Rakyatnya Bela Pasukan Australia Hadapi Jepang

Editor: Gordy Donofan
istimewa
Bela Pasukan Australia Hadapi Jepang 60.000 Orang Timor Leste Kehilangan Nyawa Tapi Ini Balasannya 

Mengejutkan, Sejarah Timor Leste Kehilangan 60.000 Nyawa karena Rakyatnya Bela Pasukan Australia Hadapi Jepang

POS-KUPANG.COM -- Mengejutkan, Sejarah Timor Leste Kehilangan 60.000 Nyawa karena Rakyatnya Bela Pasukan Australia Hadapi Jepang.

Pendudukan oleh bangsa asing dan pertempuran mewarnai sejarah Timor Leste.

Dalam sejarahnya, wilayah Timor Leste pernah jatuh ke tangan Portugis, Jepang, hingga Indonesia, sebelum akhirnya merdeka sebagai negara sendiri.

Simak Peruntungan Shio-shio Hari Ini Rabu 3 Maret 2021, Apakah Anda Termasuk Hoki?

Simak Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu3 Maret 2021, 6 Zodiak Ini Bernasib Kurang Beruntung, Apa Saja?

Niat Sholat Sunnah Rawatib Sebelum dan Sesudah Zuhur, Keutamaan Shalat Sunnah Qabliyah dan Badiyah

Salah satu bagian kelam sejarah Timor Leste adalah ketika wilayah ini dikuasai Jepang setelah kekalahan pasukan sekutu dalam 'Battle of Timor'.

Pasukan sekutu dipukul mundur, sementara Jepang berkuasa hingga akhir Perang Dunia II.

Pendudukan Jepang menyebabkan penderitaan rakyat Timor Leste, termasuk kematian sekitar 60.000 orang.

Pada 20 Februari 1942, pasukan Jepang menyerbu Timor Portugis dan Timor Belanda (Pulau Timor).

Kedatangan mereka 'disambut' pasukan sekutu terutama dari Australia, Inggris Raya, dan Hindia Belanda yang telah bersiaga.

Di kemudian hari, Xanana Gusmao, mantan pejuang kemerdekaan Timor Leste, mengungkapkan bagaimana Australia menyebabkan penderitaan rakyatnya setelah pertempuran Pasukan Jepang dan Pasukan Sekutu tersebut.

Baca Juga: Jangan Kaget! Meski Seragamnya Nyentrik Mereka Adalah Pasukan Militer Spanyol, Ternyata Ada Kisah Mengejutkan di Balik Pembuatan Seragam Militer Super Nyentrik Ini

Melansir The Sidney Morning Herald (9/4/2010), dilaporkan Perdana Menteri Timor Timur Xanana Gusmao menuduh Australia mengorbankan nyawa 60.000 orang Timor dalam Perang Dunia II, juga diam-diam merencanakan agar Indonesia mengambil alih wilayah yang saat itu disebut Timor Portugis pada tahun 1963.

Hal itu disampaikannya dalam pidato anti-Barat yang keras di konferensi donor internasional di Dili.

Ia mengatakan bahwa pendudukan Jepang di Timor Timur yang meliputi seluruh negeri, menyebabkan penderitaan yang luar biasa bagi orang Timor, termasuk kematian sekitar 60.000 orang.

"Menurut pendapat yang dapat dipercaya, penderitaan ini bisa dicegah jika pasukan Australia tidak datang ke Timor Leste untuk berperang di sini untuk mencegah Jepang menyerang Australia, '' katanya.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved