Breaking News:

Salam Pos Kupang

Jangan Takut Vaksinasi

GONG vaksinasi ditabuh 13 Januari 2021 lalu yang ditandai dengan suntikan pertama kepada Presiden Joko Widodo

Jangan Takut Vaksinasi
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - GONG vaksinasi ditabuh 13 Januari 2021 lalu yang ditandai dengan suntikan pertama kepada Presiden Joko Widodo dan tokoh publik lainnya dilakukan. Setelah itu diikuti sejumlah pejabat hingga tokoh agama di tingkat daerah.

Proses vaksinasi tahap pertama diprioritaskan untuk semua tenaga medis di seluruh Indonesia. Sebab, tenaga medis merupakan kelompok yang berada di garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19 yang mewabah seluruh dunia.

Menurut jadwal, vaksinasi untuk tenaga kesehatan berakhir tanggal 28 Februari kemarin. Berdasarkan data, vaksinasi di NTT telah menjangkau 28.975 nakes dari total 32.221 nakes yang terdaftar menjadi peserta vaksin. Artinya, masih ada sekitar 3.000 lebih nakes yang belum divaksin atau tidak dapat divaksin karena tidak memenuhi persyaratan.

Kerumunan, Corona dan Spontanitas Warga Tenggelamkan Napun Gete

Hingga saat ini, persentase total vaksin pertama dan vaksin kedua untuk NTT berada pada angka 144 persen. Angka tersebut terdiri dari 90 persen nakes telah divaksin dengan vaksin pertama dan 55 persen nakes telah divaksin dengan vaksin pertama dan kedua.

Untuk prosentase capaian tertinggi vaksin pertama bagi nakes terjadi di Kabupaten Lembata 107 persen, Sumba Timur 102 persen dan Kabupaten Sikka 101 persen.

Sementara untuk capaian terendah di Kabupaten Sabu Raijua 77 persen, Kabupaten Manggarai Barat 81 persen serta Kabupaten Flotim, Sumba Tengah dan TTU masing masing 82 persen.

Untuk Buruh dan Karyawan Swasta Holding BUMN Farmasi Siapkan Dua Jenis Vaksin Covid-19

Sementara itu untuk vaksin kedua, prosentase capaian tertinggi terjadi di Kabupaten Sikka 72 persen dan Kabupaten Manggarai Barat 71 persen.

Sementara untuk persentase capaian terendah di Kabupaten Ende 30 persen, Kabupaten Belu 31 persen dan Kabupaten Nagekeo 32 persen. Sedang pelaksanaan vaksinasi di kota Kupang terdiri dari 88 persen untuk vaksin pertama dan 57 persen untuk vaksin kedua.

Terlepas dari perjuangan jajaran kesehatan untuk mempercepat proses vaksinasi tenaga medis ini, namun kita melihat masih ada kabupaten yang lamban dalam vaksinasi.

Memang ada berbagai persoalan di lapangan tetapi kita berharap percepatan sangat dibutuhkan agar tidak menghambat proses vaksinasi berikutnya.

Selain itu, kita masih mendengar adanya nakes yang enggan divaksin, padahal kita berharap mereka adalah orang-orang yang harus memberi teladan.

Oleh karena itu, kita berharap warga masyarakat yang akan menerima vaksin periode mendatang untuk tidak perlu takut menerima vaksin. Semakin cepat menerima vaksin maka akan semakin cepat terbentuknya kekebalan tubuh jika diserang virus Covid-19 ini.

Sedangkan kepada nakes yang tidak mau menerima vaksin kita dorong pemerintah untuk memberi tindakan kepada nakes tersebut, karena dia telah memberi contoh buruk kepada masyarakat dan juga memberi rasa tidak nyaman kepada rekan-rekan di tempat kerjanya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved