Hari Gizi Nasional Ke 61, Laznas BMH NTT Tebar 200 Paket Gizi
Dengan mengangkat tema Santri Sehat, Bebas Anemia di tahun ini diharapkan mampu memberikan stimulus bagi santri, terutama santriwati.
Hari Gizi Nasional Ke 61, Laznas BMH NTT Tebar 200 Paket Gizi
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) melakukan peringatan hari gizi Nasional ke 61 tahun dengan membagi 200 paket gizi kepada santri binaan BMH di Hidayatullah, Jl. Raya Tablolong Kupang barat, kabupaten Kupang NTT, Minggu (28/2).
Dengan mengangkat tema Santri Sehat, Bebas Anemia di tahun ini diharapkan mampu memberikan stimulus bagi santri, terutama santriwati.
"Kurang lebih sudah 4 tahun berturut laznas BMH NTT mengadakan kegiatan kebaikan ini. Dengan jumlah penerimaa manfaat kurang lebih 1.752 orang mulai dari tahun 2019 hingga 202" kata Kepala perwakilan BMH NTT Muhammad Hasbullah, kepada POS-KUPANG.COM, Senin, (1/3).
Ia mengatakan peringatan hari gizi kali ini pihaknya melibatkan para santri dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 untuk mendistribusikan paket gizi yang terdiri dari makanan sehat, roti, buah, sari kacang hijau, vitamin, tablet tambah darah dan air mineral.
Hasbullah mengatakan, BMH merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, Wakaf dan Hibah, juga dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
BMH kata Hasbullah, dikukuhkan oleh kementrian agama republik Indonesia sebagai lembaga lembaga zakat nasional melalui surat keputusan No. 425 Tahun 2015 dan sesuai ketentuan UU Zakat No. 23/2011.
Kegiatan kali ini, juga melibatkan layanan kesahatan dari dompet Dhuafa, sebagai tim medis dan dokter yang siap memberikan suport melalui pemeriksaannya kesehatan bagi para santri.
• Apotik Kimia Farma Kupang di Jalan Soeharto Kelurahan Naikoten Ditabrak Mobil
• DPW Nasdem NTT Bangga, Viktor Bungtilu Laiskodat Masuk Bursa Calon Presiden 2024
Ia berkomitmen, kegiatan ini akan terus dilaksanakan oleh BMH NTT untuk melakukan distribusi bantuan dan zakat melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)