Breaking News:

Kunjungan Presiden Jokowi Ke Maumere Berbuntut Panjang Kasusnya Dilaporkan ke Bareskrim Tapi Ditolak

Kunjungan Presiden Jokowi ke Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi NTT (Nusa Tenggara Timur), ternyata berbuntut panjang.

Tribunnews.com
Tangkapan layar video kerumunan warga sambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Maumere, NTT, yang beredar di media sosial. 

Kunjungan Presiden Jokowi Ke Maumere Berbuntut Panjang Kasusnya Dilaporkan ke Bareskrim Tapi Ditolak

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Kunjungan Presiden Jokowi ke Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi NTT (Nusa Tenggara Timur), ternyata berbuntut panjang.

Masalahnya, adalah kunjungan Presiden Jokowi itu disebut melanggar protokol kesehatan karena memicu terjadinya kerumunan massa.

Atas alasan pelanggaran protokol kesehatan itulah Presiden Jokowi dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Bareskrim Polri menolak laporan polisi (LP) dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan kerja di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Laporan polisi tersebut didaftarkan oleh Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan.

Namun usai mencoba bernegosiasi lebih dari 4 jam, Polri memutuskan tidak menerbitkan nomor laporan polisi terkait kasus tersebut.

Presiden Jokowi ke Sumba, NTT, meresmikan Lumbung Pangan, Selasa 23/2/2021). Tampak Paspampres kewalahan menghalau warga
Presiden Jokowi ke Sumba, NTT, meresmikan Lumbung Pangan, Selasa 23/2/2021). Tampak Paspampres kewalahan menghalau warga (INSTAGRAM)

Ia menerangkan laporannya hanya diterima di bagian Tata Usaha dan Urusan Dalam (TAUD) Bareskrim Polri.

Sebaliknya, tidak ada laporan polisi yang terbitkan oleh korps Bhayangkara.

"Tidak bisa bikin LP, hanya menerima laporan kami di bagian TAUD dan diberi stempel," jelas dia.

Halaman
1234
Editor: Frans Krowin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved