Timor Leste

Apakah Benar Invasi Indonesia ke Timor Leste, Akal-akalan Bank Dunia & IMF Menciptakan Kebangkrutan?

Apakah Benar Invasi Indonesia ke Timor Leste, Hanya Akal-akalan Bank Dunia & IMF untuk Menciptakan Kebangkrutan?

Editor: Gordy Donofan
istimewa
Mengatur Kebangkrutan Indonesia, Skenario Bank Dunia & IMF Dibalik Invasi Indonesia ke Timor Leste 

Apakah Benar Invasi Indonesia ke Timor Leste, Hanya Akal-akalan Bank Dunia & IMF untuk Menciptakan Kebangkrutan?

POS-KUPANG.COM -- Operasi Seroja atau invasi Indonesia terhadap wilayah Timor Timur pada 7 Desember 1975 hingga kini masih menyimpan tanya. 

Upaya Indonesia untuk menggunlingkan pemerintahan Fretilin dan selama kurang lebih seperempat abad pendudukan bernuansa kekerasan, menyebabkan sekitar  100-180,000 tentara dan warga sipil diperkirakan tewas atau menderita kelaparan. 

Ny. Julie Sutrisno Lantik Lima Ketua PKK / Dekranasda di NTT

Simak Sinopsis Ikatan Cinta Malam Ini 26 Februari 2021, Kondisi Elsa di Penjara Memprihatinkan?

Yosefina Senang Dapat Bantuan Pompa Hidran dari Pangdam IX Udayana

Ternyata dibalik masuknya militer Indonesia ke Timor Timur dengan alasan alasan anti-kolonialisme kala itu, ternyata ada skenario dari Bank Dunia dan IMF untuk menciptakan kebangkrutan Indoensia. 

Pada Juli 2015, sebuah artikel ditulis oleh Eric Toussaint & Damient Millet, menyoroti Bank Dunia dan IMF dalam skenario menciptakan kebangkrutan di Indonesia.

Artikel tersebut berjudul, "Indonesia: History of a bankruptcy orchestrated by IMF and The World Bank." atau "Indonesia: Sejarah kebangkrutan yang diatur oleh IMF dan Bank Dunia."

Teks yang ditulis dari bagian buku yang diterbitkan VAK Mumbai, ditulis dalam bahasa Prancis, CADTM-Syllepse, Liege-Paris.

Dalam tulisan itu ada beberapa campur tangan Barat, termasuk Bank Dunia dan IMF dalam memberikan pengaruh keuangan ke Indonesia.

Korps Kopasus saat berada di Timor Timur dalam operasi Seroja (istimewa)
 

Semua tak lepas dari kekayaan tanah air yang begitu ketara, membuat banyak negara Barat begitu kaya akan sumber daya alam.

Indonesia memiliki hutan tropis kedua terbesar di dunia setelah Amazon, juga memiliki hasil pertanian seperti beras, karet, kopi, kakao, kedelai, minyat sawit, teh, dll.

Ada pula simpanan minyak bumi, gas alam, batu bara, hingga emas.

Hal itu tampaknya menjadi awal mula negara-negara barat mengincar Indonesia sebagai lumbung uang yang harus ditekan.

Dalam tulisan di CADTM, banyak faktor yang berkaitan dengan pinjaman luar negeri, yang diberikan oleh Bank Dunia dan IMF.

Termasuk yang disinggung adalah invasi ke Timor Timur yang dikatakan menjadi salah satu skenario Bank Dunia dan IMF.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved